VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Ketua KNPI Kabupaten Bandung, Rifki Fauzi, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah strategis yang diambil oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna, dalam merespons kondisi darurat banjir yang melanda puluhan ribu warga.
“Saya sangat mengapresiasi langkah konkret Bupati Dadang Supriatna yang memprioritaskan keselamatan dan kesejahteraan warga di atas seremonial.” tegas Rifki Fauzi kepada VISI.NEWS pada Jum’at (17/04/2026).
Menurutnya, keputusan untuk mengalihkan anggaran perayaan HUT ke-385 Kabupaten Bandung menjadi langkah yang tidak hanya tepat secara kebijakan, tetapi juga mencerminkan kepemimpinan yang berorientasi pada kemanusiaan.
“Keputusan mengalihkan anggaran HUT Ke-385 untuk penanganan banjir bagi 58 ribu warga terdampak adalah bukti nyata kepemimpinan yang memiliki empati tinggi dan skala prioritas yang tepat.”
Lebih lanjut, Rifki menekankan bahwa dalam situasi krisis, keselamatan masyarakat harus menjadi landasan utama dalam setiap pengambilan keputusan “Keselamatan rakyat memang harus menjadi hukum tertinggi”.
Dalam momentum HUT ke-385 Kabupaten Bandung, KNPI Kabupaten Bandung menegaskan bahwa peringatan hari jadi harus menjadi refleksi atas keberpihakan nyata kepada rakyat, terutama dalam menghadapi situasi kebencanaan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Harapannya, di usia ke-385 ini, Kabupaten Bandung semakin tangguh dalam menghadapi bencana, dengan kepemimpinan yang tetap mengedepankan empati, respons cepat, dan keberpihakan penuh kepada masyarakat terdampak,” tegas Rifki.
Ia menilai, langkah Bupati Bandung yang mengalihkan anggaran HUT untuk penanganan banjir harus menjadi standar baru dalam pengambilan kebijakan, terutama di tengah kondisi darurat.
“Harapannya, semangat empati yang ditunjukkan hari ini tidak berhenti pada momentum, tetapi menjadi karakter kepemimpinan dan budaya kebijakan di Kabupaten Bandung ke depan,” lanjutnya.
Tak hanya itu, KNPI juga menekankan pentingnya pelibatan pemuda dalam upaya penanggulangan dan mitigasi bencana sebagai bagian dari solusi.
“Pemuda juga dilibatkan sebagai garda terdepan dalam edukasi, mitigasi, dan aksi nyata kebencanaan. Karena kekuatan solidaritas dan kepedulian itu harus terus hidup di tengah masyarakat,” pungkasnya. @mpa