VISI.NEWS | RIYADH – Arab Saudi dilaporkan menangguhkan rencana pembangunan gedung pencakar langit berbentuk kubus raksasa di pusat kawasan New Murabba, Riyadh. Keputusan ini diambil seiring dilakukannya peninjauan ulang terhadap aspek pendanaan dan kelayakan proyek tersebut, menurut sejumlah sumber yang mengetahui langsung perkembangan internal proyek.
Gedung yang diberi nama The Mukaab itu dirancang sebagai struktur kubus logam berukuran 400 meter kali 400 meter, menjadikannya salah satu bangunan paling ambisius di dunia. Di bagian dalamnya direncanakan terdapat kubah dengan layar berbasis kecerdasan buatan (AI) terbesar di planet ini, yang dapat disaksikan pengunjung dari struktur bertingkat setinggi lebih dari 300 meter.
Namun, masa depan The Mukaab kini menjadi tidak pasti. Sejumlah sumber menyebutkan bahwa pekerjaan konstruksi saat ini hanya berhenti pada tahap penggalian tanah dan pemasangan pondasi awal. Aktivitas pembangunan lanjutan untuk gedung utama telah ditangguhkan hingga waktu yang belum ditentukan.
Meski demikian, pengembangan kawasan real estat di sekitar New Murabba dipastikan tetap berjalan. Beberapa proyek pendukung seperti infrastruktur dan bangunan komersial di kawasan tersebut masih dilanjutkan sesuai rencana, meskipun tanpa kejelasan kapan The Mukaab akan kembali dibangun.
Sumber-sumber informasi tersebut berasal dari pihak yang terlibat langsung dalam pengembangan proyek serta individu yang mengetahui proses pengambilan keputusan internal di Dana Investasi Publik Arab Saudi (Public Investment Fund/PIF), yang menjadi penggerak utama proyek-proyek strategis kerajaan.
Hingga kini, pihak PIF, pemerintah Arab Saudi, maupun pengelola proyek New Murabba belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan konfirmasi terkait penangguhan pembangunan tersebut. Ketertutupan ini menambah spekulasi mengenai arah dan skala proyek ke depan.
Sebelumnya, konsultan properti Knight Frank memperkirakan total biaya pengembangan kawasan New Murabba mencapai sekitar 50 miliar dolar AS, nilai yang hampir setara dengan Produk Domestik Bruto (PDB) Yordania. Sementara itu, proyek-proyek yang telah dikontrak sejauh ini baru bernilai sekitar 100 juta dolar AS.
Rencana awal pembangunan New Murabba menargetkan penyelesaian kawasan tersebut pada 2030, sejalan dengan agenda besar Visi Saudi 2030. Namun, jadwal itu kini direvisi, dengan target penyelesaian mundur hingga tahun 2040.
Pemerintah Arab Saudi sebelumnya menyebut New Murabba akan menampung sekitar 104.000 unit hunian, menyumbang tambahan 180 miliar riyal Saudi terhadap PDB nasional, serta menciptakan sekitar 334.000 lapangan kerja langsung dan tidak langsung. Dengan ditundanya proyek The Mukaab, kontribusi ambisius tersebut kini berada dalam ketidakpastian.
@uli












