VISI.NEWS | BANTUL – PSIM Yogyakarta akan menjamu Persita Tangerang dalam lanjutan Super League 2025 2026 pekan ke 30 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (30/4/2026) pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi salah satu pertandingan penting bagi kedua tim yang sama sama berupaya memperbaiki posisi di papan tengah klasemen.
Saat ini, Persita Tangerang berada di peringkat ke 9 dengan koleksi 41 poin. Sementara PSIM Yogyakarta berada tepat di bawahnya di posisi ke 10 dengan 39 poin. Selisih tipis tersebut membuat laga ini berpotensi mengubah urutan klasemen jika salah satu tim mampu meraih kemenangan.
PSIM datang dengan catatan kurang ideal setelah belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir. Kondisi ini membuat tim asuhan Jean Paul van Gastel berupaya keras untuk kembali ke jalur positif, terlebih mereka bermain di hadapan pendukung sendiri.
Van Gastel menegaskan bahwa timnya tetap berada dalam kondisi siap bertanding meski hasil belum berpihak dalam beberapa laga terakhir. Ia menilai masalah utama tim bukan pada motivasi, melainkan pada detail permainan yang masih perlu diperbaiki.
“Pemain tidak kekurangan motivasi. Tapi kalau kita melihat putaran kedua, kita mungkin kurang beruntung,” kata Van Gastel dikutip dari situs resmi I League, Kamis (30/4/2026).
Ia juga menyoroti masalah antisipasi bola mati yang menjadi evaluasi utama timnya.
“Dari hasil yang ada, kita sudah tahu bahwa kelemahan kita adalah antisipasi set piece. Kita sudah diperbaiki, jadi bukan karena permainan yang buruk.”
Di kubu lawan, Persita Tangerang juga datang dengan kondisi serupa. Tim asuhan Carlos Pena sedang dalam tren negatif setelah menelan empat kekalahan beruntun. Meski begitu, Persita tetap optimistis bisa bangkit pada laga kali ini.
Carlos Pena menilai persiapan timnya berjalan baik dan para pemain dalam kondisi fokus menghadapi pertandingan penting ini.
“Persiapan kami berjalan dengan baik, saya pikir dan tentu saja kami berlatih dengan intensitas yang bagus,” ungkap Carlos Pena.
Ia juga menyebut bahwa laga melawan PSIM akan berbeda dibandingkan pertemuan sebelumnya, meski komposisi pemain kedua tim relatif tidak banyak berubah. Menurutnya, kedua tim sama sama berada dalam situasi sulit sehingga fokus dan konsentrasi menjadi kunci utama.
“Akan menjadi sejarah yang berbeda di sini, skuat kedua tim mungkin hampir sama,” tegasnya.
Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat mengingat kedua tim memiliki motivasi yang sama untuk mengakhiri tren negatif. Selain itu, selisih poin yang tipis membuat laga ini berpotensi menjadi penentu posisi di klasemen sementara.
Duel PSIM vs Persita juga dapat disaksikan melalui siaran langsung televisi nasional serta layanan live streaming resmi yang tersedia bagi penonton di luar stadion. @desi