Search
Close this search box.

Raja Salman Copot Menteri Haji Berdarah Indonesia

Mantan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Muhammad Saleh Benten dan Raja Salman./reuters/saudigazette

Bagikan :

VISI.NEWS – Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman pada Jumat (12/3/2021) mengeluarkan beberapa perintah kerajaan yang mencakup pengangkatan kunci di Kabinet dan organisasi pemerintah.

Dalam salah satu perubahan penting dalam Kabinet, seperti dilansir dari  saudigazette.com.sa, Sabtu (13/3/2021), Menteri Haji dan Umrah Muhammad Saleh Bin Taher Benten telah ditarik dari jabatannya dan Dr. Essam Bin Saad Bin Saeed telah ditunjuk sebagai penjabat menteri Haji dan Umrah di samping pekerjaannya sebagai menteri negara dan anggota kabinet.

Sejak dipercaya menjadi menteri oleh Raja Salman hampir lima tahun lalu, sosok Benten menjadi buah bibir di kalangan masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, dia adalah salah satu putra keturunan Indonesia yang sukses berkiprah di dunia perpolitikan Arab Saudi.

Sesuai namanya, Benten memiliki darah Banten dari ayahnya. Neneknya atau ibu dari ayahnya, adalah orang Banten. Pemilik nama lengkap Muhammed Saleh bin Tahir Benten (kadang juga dieja Mohammed Saleh ben Taher Benten) itu diangkat menjadi Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi sejak 9 Mei 2016.

Sebelum itu, dia menjabat CEO Saudi Post (direktur utama Kantor Pos Arab Saudi).  Mohammed Saleh Benten meraih gelar doktor di bidang teknik komputer dari Universitas Colorado Boulder di Amerika Serikat. Sementara, pendidikan sarjana dan S2 dia rampungkan di Universitas King Fahd, di bidang teknik elektro.

Menteri Lainnya

Selain Muhammad Saleh Bin Taher Benten, Presiden Mahkamah Agung Administratif (SAC) Ibrahim Bin Suleiman Bin Abdullah Al-Rasheed digantikan oleh Ali Bin Suleiman Bin Ali Al-Sa’awi. Presiden SAC yang baru akan memiliki pangkat menteri.

Abdulaziz bin Abdullah Bin Abdulaziz Al-Duailej dinobatkan sebagai ketua General Authority of Civil Aviation (GACA) dengan pangkat menteri, menggantikan Abdul Hadi Bin Ahmed Bin Abdul Wahab Al-Mansouri.

Baca Juga :  Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Nonprosedural

Perintah kerajaan termasuk penunjukan Abdul Hadi Bin Ahmed Bin Abdul Wahhab Al-Mansouri sebagai asisten menteri luar negeri untuk urusan eksekutif dengan pangkat menteri dan penunjukan Abdulaziz Bin Abdulrahman Bin Abdulaziz Al-Arifi sebagai asisten menteri perhubungan.

Sementara itu, Asisten Menteri Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Muhammad Bin Tuwai’a Bin Saad Al-Salami dicabut dari jabatannya. Ia telah digantikan oleh Maher Bin Abdulrahman Bin Ibrahim Al-Qasim.

Sesuai perintah kerajaan lainnya, Samir Bin Abdulaziz Bin Muhammad Al-Tabib telah ditunjuk sebagai penasihat di Sekretariat Jenderal Kabinet.@mpa

Baca Berita Menarik Lainnya :