VISI.NEWS | JAKARTA – Konser bertajuk Music of the Spheres World Tour milik Coldplay telah selesai digelar pada Rabu (15/11/2023) lalu. Band asal Inggris tersebut menggelar konsernya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.
Keseruan dirasakan seluruh penonton yang hadir membayar penantian konser Coldplay di Jakarta. Dari mulai vokalis sekaligus pianis Coldplay, Chris Martin yang berpantun sambil bermain piano, dua penonton yang diundang naik ke atas panggung, hingga kejutan-kejutan lainnya untuk para Coldplayers.
Namun, dibalik keseruan yang dinikmati para penonton di dalam stadion, ternyata banyak calon penonton gagal lain yang merasa sedih. Banyak orang yang ternyata batal menjadi bagian dari penonton karena mengalami penipuan tiket.
Sudah tidak asing jika di saat menjelang konser banyak calo tiket. Akibatnya banyak juga pembeli-pembeli yang kehabisan tiket legal dan terpaksa harus membeli lewat calo tiket.
Di antara calo tiket yang memberi harga berkali-kali lipat dari harga aslinya tidak jarang juga adanya penipuan. Hal ini juga terjadi kepada banyak calon penonton konser Coldplay Rabu lalu.
Saat ini polisi juga telah menerima laporan dari ratusan orang yang menjadi korban penipuan tiket. Sekitar 400 tiket konser dengan total Rp1,3 miliar merupakan kerugian yang dibeli melalui lima reseller dari satu orang penjual yang sama sebagai pihak ketiga.
Saat ini para reseller masih berusaha melakukan komunikasi dengan pembeli dan penjual. Berdasarkan penjelasan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Chandra Mata Rohansyah, tiket dibeli oleh para reseller dari pihak ketiga yakni terlapor, lalu dijual kepada para korban.
“Jadi ada lima reseller membeli ke satu orang. Lima orang membeli 400 tiket ini ke orang yang sama,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Chandra Mata Rohansyah, dilansir dari detiknews, Kamis (16/11/2023).
Sementara itu di X (Twitter) ramai diperbincangkan terduga penipu tiket bayangan Coldplay sebesar Rp15 miliar. Diduga pelaku bernama Ghisca Debora Aritonang melakukan penipuan dengan cara merotasi 100 tiket yang ia miliki seakan-akan memiliki 8000 tiket.
Tidak hanya itu dilansir dari akun X @tokoparmo, pelaku juga memindahkan uang hasil penipuan tersebut ke sebuah bank di Belanda dengan tujuan agar tidak dapat disita dan tidak dapat dikembalikan.
Beredar sebuah pesan permintaan maaf dari salah satu reseller yang menjual tiket dari tersangka GDA. Ia meminta maaf atas kejadian yang menimpa seluruh korban dari GDA.
“Dear All Costumer, dan costumer saya pribadi, mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian yang menimpa kita semua hari ini. Saya menginfokan teman-teman semua bahwa supplier kami GHISCA DEBORA ARITONANG telah melakukan scam/penipuan terhadap kita semua dengan modus penjualan tiket konser compliment,” tulisnya.
“Info yang beredar bahwa ghisca sekarang menjadi tersangka kasus scammer terbesar dengan menjual tiket hingga nominal 15M. Untuk selanjutnya kami reseller akan berusaha semaksimal mungkin untuk menindak lanjuti kasus ini agar pihak yg bersangkutan bertanggung jawab penuh,” sambungnya.
Korban penipuan tiket Coldplay ini rupanya juga menjangkau para selebritas tanah air. Kerugian ratusan juta akibat penipuan juga dialami salah satu artis Susan Sameh. Ia bersama beberapa temannya menjadi korban dari pria berinisial RA yang saat ini telah ditangkap sebagai tersangka penipuan dengan total korban 24 orang dan uang sejumlah Rp312 juta.
@wastims