Ratusan Penari se-Jawa Barat Ikuti Pasanggiri Tari Jaipong ‘Bedog Lubuk’

Editor Ratusan penari se-Jawa Barat ikuti Pasanggiri Tari Jaipong 'Bedog Lubuk'./antara/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Ratusan penari yang tergabung dalam 67 grup sanggar seni tari mengikuti Pasanggiri Tari Jaipong Bedog Lubuk tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar LSM Lodaya.

“Pada hari ini Pasanggiri Tari Jaipong Bedog Lubuk sudah dimulai secara virtual,” kata Ketua LSM Lodaya Nace Permana di Kabupaten Karawang, Minggu (5/9/2021), dilansir Antara.

Ia menyampaikan sesuai dengan data panitia, Pasanggiri Tari Jaipong Bedog Lubuk ini diikuti sekitar 500 penari yang tergabung dalam 67 grup sanggar seni tari di Jawa Barat.

Menurut dia, pertunjukan dan penjurian Pasanggiri Tari Jaipong Bedog Lubuk ini digelar secara virtual karena saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Namun diharapkan, pada final nantinya bisa digelar secara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Pasanggiri Tari Jaipong Bedog Lubuk itu sendkri digelar dengan dua katagori, yakni katagori dewasa dan anak.

Bedog atau golok merupakan senjata pusaka Karawang dan tersemat dalam Logo Pemkab Karawang, kini diaktualisasikan dalam bentuk tarian.

“Jadi melalui pasanggiri ini kita ingin memberi edukasi ke masyarakat tentang sejarah Karawang melalui seni tari,” kata Nace.

Ia menyebutkan pada awalnya golok khas Karawang ini hanya diperuntukkan untuk pertanian.

Menurut dia, Bedog Lubuk Karawang ini merupakan warisan leluhur. Karena itu, sebelum dimulai penjurian Pasanggiri Tari Jaipong Bedog Lubuk itu, pengurus LSM Lodaya dan pihak panitia melakukan ritual tawasulan terlebih dahulu. @fen

Baca Juga :  Bupati Terpilih HM. Dadang Supriatna Mengaku Bukan yang Terbaik Tapi Akan Berusaha Menjadi Baik

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Berlaku pada 2022, Dana BOS Sekolah dengan Murid Kurang dari 60 Dihentikan

Sen Sep 6 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengatakan bahwa pihaknya mulai menghentikan penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) terhadap sekolah yang memiliki jumlah siswa kurang dari 60 pada 2022 mendatang. Pasalnya mengacu pada Permendikbud Nomor 6 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) […]