Search
Close this search box.

Sara Duterte Hadapi Pemakzulan, Senat Jadi Penentu Posisi Politiknya

Wakil Presiden Filipina, Sara Duterte./visi.news/tangkap layar akun Instagram @indaysarasupremacy.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – DPR Filipina memberikan suara mayoritas untuk memakzulkan Wakil Presiden, Sara Duterte, pada Senin (11/5), membuka jalan bagi Senat melanjutkan sidang pemakzulan yang berpotensi mengakhiri ambisinya maju dalam pemilihan presiden 2028. Hasil voting menunjukkan 257 anggota mendukung pemakzulan, 25 menolak, dan sembilan abstain.

“Ini bukan lagi sekadar soal politik. Ini soal hati nurani, tugas, dan masa depan bangsa kita,” kata Anggota parlemen Bienvenido Abante dalam keterangannya dikutip, Jumat (15/5/2026).

“Ini bukan soal 2028, bukan soal aliansi politik, melainkan apakah kita masih percaya bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum,” tambahnya,

Pasal-pasal pemakzulan menuduh Sara melakukan gratifikasi, korupsi, penyuapan, serta dugaan rencana pembunuhan terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr. dan anggota keluarganya. Kontroversi muncul setelah Duterte menyebut dalam konferensi pers bahwa ia menyewa pembunuh bayaran jika dirinya terlebih dahulu dibunuh, meski kemudian mengatakan komentarnya disalahartikan.

Tim kuasa hukum Sara dalam pernyataannya setelah pemungutan suara Senin mengatakan beban pembuktian berada di pihak para penuduhnya.

“Kami sepenuhnya siap membela Wakil Presiden di hadapan Senat yang bersidang sebagai Pengadilan Pemakzulan,” demikian bunyi pernyataan tersebut seperti dikutip AFP.

Analisis konteks menunjukkan bahwa sidang Senat nanti akan menjadi penentu posisi politik Sara, karena komposisi Senat kini menguntungkan kubunya. Sekutu lama Sara, Senator Alan Peter Cayetano, baru terpilih sebagai presiden Senat, sementara kandidat-kandidat loyal menang dalam pemilu sela Mei 2025, memperkuat posisi wakil presiden di majelis tinggi.

Situasi ini menunjukkan bahwa meski DPR telah memutuskan langkah pemakzulan, hasil akhir sangat bergantung pada dinamika politik di Senat, yang dapat memengaruhi karier politik Sara Duterte dan lanskap pemilihan presiden Filipina 2028. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :