Search
Close this search box.

Simak Rute Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Bandung

Pelaksanaan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang digelar di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026)./visi.news/sumedangolnine.

Bagikan :

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG – Kota Bandung bersiap menjadi lautan budaya pada Sabtu (16/5/2026) malam dengan digelarnya Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda. Acara ini diperkirakan akan menarik ribuan warga, sehingga pemerintah provinsi menyiapkan strategi pengamanan, penutupan jalan, serta kantong parkir untuk menjaga kelancaran dan keselamatan peserta maupun penonton.

Kirab budaya akan menempuh rute sepanjang 3,5 kilometer, dimulai dari Kiara Artha Park, melintasi Jalan Jakarta dan Jalan Supratman, sebelum berakhir di kawasan Gedung Sate, Jalan Diponegoro. Dengan jalur yang melewati pusat kota ini, pengaturan lalu lintas menjadi kunci agar kerumunan terkontrol dan kendaraan pribadi tidak mengganggu jalannya acara.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini akan terdapat beberapa tempat parkir yang akan tersebar di beberapa lokasi

“Kantong parkir akan tersebar di beberapa lokasi, yang utama itu di seputaran Gedung Sate, Kantor Inspektorat, DPRD Jabar, Masjid Pusdai, Bank Mandiri, dan Monumen Perjuangan,” kata Dhani dalam keterangannya dikutip, Jumat (15/5/2026).

Selain itu, penutupan jalan sepanjang jalur kirab akan dimulai pukul 18.00 WIB, sedangkan acara berlangsung pukul 19.30 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB.

Dhani menambahkan bahwa sebanyak 600 petugas gabungan dari kepolisian, Dishub Jabar, Dishub Kota Bandung, dan Satpol PP akan diterjunkan.

“Satpol PP disiagakan untuk menjaga ketertiban penonton di sepanjang jalur kirab,” ujarnya.

Strategi ini menunjukkan pendekatan komprehensif yang menggabungkan pengaturan arus lalu lintas, pengamanan publik, dan penataan lokasi.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menekankan pentingnya keselamatan pribadi bagi pengunjung.

“Kami harapkan ketertiban dari masyarakat,” ujarnya.

Serta ia menekankan agar warga memperhatikan barang bawaan, kondisi fisik, dan menghindari membawa bayi ke keramaian. Alternatif bagi ibu menyusui adalah menyaksikan acara melalui siaran daring.

Baca Juga :  Jadwal Sholat Kabupaten Bandung 9 Mei 2026: Waktu Lengkap & Tips Ibadah

Dari perspektif analisis, persiapan Pemprov Jabar tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga kenyamanan visual dan tata kota. Trotoar diperindah, pedagang kaki lima ditertibkan, dan baliho disesuaikan agar jalur kirab lebih tertata. Ambulans dan tenaga medis disiagakan di titik strategis untuk antisipasi darurat. Strategi ini menunjukkan integrasi antara pengamanan, fasilitas publik, dan estetika kota dalam menyelenggarakan event budaya besar. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :