Search
Close this search box.

Reaksi Unpad Usai Mahasiswinya Dilindas Pemotor di Gang

Rekaman CCTV saat pemotor kejar mahasiswi Unpad di gang sempit Jatinangor, Sumedang./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | SUMEDANG – Seorang mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) berinisial GC menjadi korban dugaan tindak kriminal di sebuah gang kecil di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada Selasa (12/5/2026) malam.

Rekaman CCTV kejadian tersebut viral di media sosial, memicu perhatian luas masyarakat dan pihak kampus.

Humas Unpad, Dandi Supriadi, menjelaskan bahwa identitas korban dipastikan melalui penelusuran bersama Direktur Kemahasiswaan Inu Isnaeni dan tim K3L yang berkoordinasi dengan Polsek Jatinangor.

“Korban mengaku ditodong di sebuah gang usai membeli makan. Ia mengalami luka lecet pada lutut dan sikut karena terjatuh, dan berobat di Puskesmas Jatinangor. Tidak ada barang yang hilang, namun korban memang sempat terlindas oleh motor pelaku yang hendak kabur saat korban mencoba menghindar dan tersandung hingga terjatuh,” ujar Dandi dalam keterangannya dikutip, Jumat (15/5/2026).

Meski korban tidak langsung membuat laporan resmi ke pihak kampus, Unpad segera memberikan pendampingan setelah mengetahui informasi tersebar di media sosial.

“Hasil pemantauan pihak Prodi dan Dir Kemahasiswaan Unpad, alhamdulillaah korban dalam kondisi baik, tidak ada trauma, masih aktif chat dan telepon. Saat ini masih tinggal bersama teman-temannya di area kos,” tambah Dandi.

Kampus juga menaruh perhatian khusus terhadap kesehatan korban. Karena korban sempat terlindas motor, Unpad memastikan adanya pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Yang bersangkutan memiliki BPJS sebagai mahasiswa Unpad dengan faskes 1 Klinik Unpad. Unpad akan terus memantau yang bersangkutan dan akan cek up ke klinik, karena pada dasarnya Unpad khawatir ada luka dalam efek karena terlindas motor pelaku. Unpad akan support bantuan dan layanan di klinik atau RS Unpad apabila diperlukan,” kata Dandi.

Setelah itu, korban membuat laporan resmi ke kepolisian dengan pendampingan dari tim Unpad. Aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

Baca Juga :  Crocs™ x LEGO Hadir di Indonesia, Ajak Generasi Muda Ekspresikan Kreativitas Tanpa Batas

Sebagai langkah preventif, Unpad berencana meningkatkan sosialisasi keamanan bagi mahasiswa, baik di dalam maupun luar kampus.

“Kami juga akan menambah kampanye keamanan baik daring maupun melalui media luar ruang agar semua warga selalu waspada dan tahu apa yang harus dilakukan pada keadaan darurat,” pungkas Dandi. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :