VISI.NEWS|BANDUNG — Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Prisma Muda menginisiasi kegiatan edukatif dan kreatif bertajuk “Mom & Me: Love in Action” dengan tema “Everyday is Mother’s Day & Today We Romanticize It”, Minggu (21/12/2025). Mereka berkolaborasi dengan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sukamulya Cerdas, serta melibatkan sejumlah organisasi dan komunitas, di antaranya Ikatan Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Jawa Barat dan Ruang Bersemi.
Kegiatan yang diikuti oleh 30 anak ini bertujuan menanamkan nilai kasih sayang, empati, dan penghargaan terhadap sosok ibu sejak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan bermakna.
Acara diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan kegiatan oleh Rd. Nonih Suarsih, inisiator dan penggagas berdirinya TBM Sukamulya Cerdas. Dalam sambutannya, Rd. Nonih menyampaikan rasa bahagia dan apresiasi atas kehadiran berbagai komunitas yang ingin berkolaborasi di TBM Sukamulya Cerdas. Ia menegaskan bahwa TBM ini sejak awal didirikan sebagai ruang belajar yang inklusif dan terbuka bagi siapa saja.
“TBM Sukamulya Cerdas terbuka untuk siapa pun yang ingin berkunjung, belajar, dan berkolaborasi. Kami selalu menyambut hangat kegiatan yang membawa dampak positif bagi anak-anak dan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan gem interaktif yang dirancang untuk membangun keakraban, keberanian, serta rasa percaya diri anak-anak. Suasana ceria dan penuh tawa mewarnai sesi ini, sekaligus menjadi pengantar menuju kegiatan reflektif berikutnya.
Kegiatan kemudian berlanjut pada sesi bercerita. Anak-anak diajak untuk mendengarkan sebuah cerita yang sarat makna tentang kasih sayang, pengorbanan, dan peran seorang ibu secara tersirat. Melalui sesi ini, anak-anak tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga diajak berdiskusi dan menyampaikan pesan moral yang mereka tangkap dari cerita tersebut. Hal ini bertujuan untuk melatih kepekaan emosional serta kemampuan anak dalam mengekspresikan perasaan.
Memasuki sesi inti, anak-anak mengikuti kegiatan merangkai bunga dan menulis surat cinta untuk ibu. Dengan pendampingan relawan, setiap anak memilih dan merangkai bunga sebagai simbol kasih sayang, kemudian menuangkan perasaan mereka dalam bentuk surat sederhana. Proses ini dilakukan secara personal agar anak-anak dapat mengekspresikan rasa cinta, terima kasih, dan penghargaan kepada ibu dengan bahasa mereka sendiri.
Salah satu relawan Warna Muda, Muthia menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mendorong anak-anak berani mengekspresikan emosi secara positif.
“Banyak anak sebenarnya memiliki rasa sayang yang besar kepada ibunya, tetapi belum terbiasa mengungkapkannya. Melalui surat dan bunga, kami ingin membantu mereka menyampaikan perasaan itu dengan cara yang sederhana tapi bermakna,” ujarnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, anak-anak didampingi langsung oleh para relawan untuk mengantarkan rangkaian bunga dan surat cinta kepada ibu mereka di rumah masing-masing. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan anak-anak merasa nyaman dan percaya diri saat menyampaikan ungkapan kasih sayang tersebut.
Momen ini menjadi bagian paling emosional dari kegiatan. Beberapa anak terlihat memeluk ibunya dengan haru, sementara yang lain membacakan langsung surat cinta yang telah mereka tulis. Suasana penuh kehangatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa peringatan Hari Ibu tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang menyentuh hati.
Melalui kegiatan “Mom & Me: Love in Action”, Prisma Muda dan TBM Sukamulya Cerdas berharap anak-anak dapat memahami bahwa menghargai dan mencintai ibu bukan hanya dilakukan pada Hari Ibu, tetapi merupakan sikap yang perlu dipraktikkan setiap hari. Selain mempererat hubungan emosional antara anak dan ibu, kegiatan ini juga menegaskan peran komunitas sebagai ruang belajar yang humanis, empatik, dan berpihak pada tumbuh kembang anak. @TKS