Saber Bernyali Mekarrahayu Ajak Warga Buat Lubang Cerdas Organik

Editor :
Kades Mekarrahayu, H Iip Saripulloh (tengah) menyimak Akun Supian (kiri) dan Ahmad Hidayat dari DLH Kab. Bandung dalam acara media tanam di Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, belum lama ini./visi.news/rahmat iskandar

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Tegar dalam kemandirian. Begitulah langkah tegap yang dijalani Saber (Sabilulungan Bersih) Bernyali alias Bersih Nyaman Lingkungan Indah, Mekarrahayu yang bermarkas di Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.

Saber Bernyali Mekarrahayu meski berjalan tertati-tatih, namun memiliki niat yang mulya, ingin menciptakan lingkungan menjadi lebih baik dalam artian drainase tanah menjadi lebih baik.

Upaya untuk ke arah itu, menurut Ketua Saber Bernyali, Ibu Ihat Solihat, menggalakkan pembuatan Lubang Cerdas Organik (LCO) di setiap RW yaitu dengan cara melubangi tanah sedalam satu meter dengan diameter minimal 10 cm kemudian dimasukkan pipa paralon.

Dari program tersebut, setiap warga diharuskan membuat dua LCO dan menanam sekurang-kurangnya dua pohon. Maksudnya, dengan menanam pohon setidaknya setiap warga sudah menyumbang oksigen untuk lingkungannya.

“Sehingga dilingkungannya, tercipta lingkungan yang udaranya bersih dan jauh dari polusi. Kemudian LCO itu, selain dipakai untuk resapan air, juga bisa dipakai tempat untuk membuang sampah organik terutama limbah dapur,” ujar Ihat melaui WA-nya, Jumat (17/7/2020).

Ketua Saber Bernyali, Ihat Solihat (duduk tengah) foto bersama dengan Akun Supian dan Ahmad Hidayat dari DLH Kab. Bandung usai acara membuat media tanam di Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kab. Bandung./visi.news/rahmat iskandar

Saber Bernyali Mekarrahayu, sudah berhasil mengajak warga untuk membuat LCO di beberapa RW yang jumlahnya sudah mencapai 800 lebih LCO. Jumlah LCO yg dibuat di tiap RW jumlahnya tidak sama, tergantung keadaan warganya ada yang nurut ada juga yang belum buat dengan berbagai alasan.

Dana LCO menurutnya, dari kas Saber dari tabungan uang mamin (makan minum) dan dari warga yang inisiatif beli sendiri.

Dikatakan Ihat, kalau Pemdes Mekarrahayu sekarang belum bisa memberikan anggaran buat Saber, karena uang kas Desa pun selalu habis digunakan untuk banyak kepentingan seperti bantuan wabah virus corona dll.

Namun kedepan (kira kira Desember/ awal tahun) Pa kades janji, akan memberi bantuan pinjaman permodalan dari dana Bumdes, yang sekarang modalnya masih ada diluar.

“Untungnya anggotanya pada baik, keseringannya, mau riungan, konsumsi bawa sendiri, liliwetan setelah melakukan kerja pun iuran uang pribadi. Seperti acara dampingan kemarin, konsumsi bawa dari rumah masing-masing. Tetapi itu pun, saya tidak melupakan jasa Pa Kades H Iip yang memberi sumbangan 2x Rp 500.000, digunakan yang kesatu untuk modal berkebun saat di RW 5, dan yang kedua saat dampingan kemarin. Itu saja sekelumit keuangan saber yang super miskin,” katanya.

Hasil lainnya, adalah bersama dengan Mahasiswa UPI yang sedang KKN Saber Bernyali membuat LCO dan membuat Mural di tembok dan jalan di sebagian kawasan RW 16 yang dijadikan sebagai RW percontohan penerapan hasil kerja Saber Bernyali.

Kemudian dalam rangka belajar untuk mandiri, katanya, Saber Bernyali sudah berupaya mengolah lahan kosong milik Desa yang ada di RW 05 Burujul yang dulunya adalah tempat pembuangan sampah masyarakat sekitar, Team Saber dan warga bergotong royong membuang sampah yang ada ke tempat TPST Mekar Mukti, sehingga lahan bekasnya bisa ditanami.

“Namun sayang, belum sempat kami memanen hasilnya karena pihak lain dari Desa akan membangun sarana air bersih di tempat yang sama, akhirnya kebun itu pun dibongkar sebelum panen. Dan disitu, kami yang cuma punya modal kecil untuk bertanam kunyit putih yang rencananya akan di buat jamu untuk dijual, jadi ga jadi,” keluhnya.

Maka dari itu, ia berupaya membuat pembibitan tanaman selsinagar menjadi terlihat hijau dimana mana, juga untuk di jual ke masyarakat luas juga. Berharap nantinya mendapat pundi-pundi rupiah setidaknya untuk bisa mengisi kas Saber yang keseringannya selalu minus.

Saber Bernyali, pada Selasa (14/7/2020) yang dihadiri Kades Mekarrahayu, H Iip Saripulloh dan Akun Supian serta Ahmad Hidayat dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Badung membuat media tanam untuk ditempatkan di poly bag berbagai ukuran dan ditanami aneka sayuran.

Pembibitan Tanaman Buah

Program jangka panjangnya, Saber akan membuat pembibitan tanaman buah buahan bisa dengan cara stek, atau pun cara sambung pucuk yang pohon indukannya bisa memakai tanaman di rumah.

“Saya adalah pecinta tanaman buah dalam pot, juga yang koleksinya baru mencapai 148 jenis tanaman buah dalam pot. Sekarang sebagian besar ada yang sudah berbuah juga, dan ada yg masih dalam masa pertumbuhan,” katanya.

Sementara itu, ditemui di Kantor Pemdes Mekarrahayu, Kades H Iip menegaskan, pihaknya sangat mendukung langkah program Saber Bernyali. “Namun untuk soal permodalan mau pun anggaran, insya Allah akan dianggarkan. Tuk sementara ini, dalam menunjang kegiatan Saber dari saku pribadi,” katanya Jumat (17/7/2020).

Ihat menegaskan, dalam menuju kemandirian menyongsong ke masa depan masih banyak ide-ide bisnis brilian yang akan dilakukan Team Saber walau pun dengan berjalan tertatih tatih.

“Meski pun hanya mengandalkan rasa toleransi dan tenggang rasa dari sesama anggota team alias bermodal “Zero Capital” yang menjadi kendala utama ini, mungkin gerak kami akan lambat,” katanya.

Team Saber Bernyali Mekarrahayu berharap, bisa berbuat banyak kebaikan yang menghasilkan manfaat dan dengan adanya perintisan yang terus menerus dalam mencapai kemandirian pada akhirnya, akan bisa memperbaiki perekonomian anggota dan warga sekitar terutama yg membutuhkan perbaikan ekonomi.

“Selain itu, bisa membuat lingkungan seluruh warga Desa Mekarrahayu menjadi hijau, bersih dan indah,” harap Ihat.@rahmat iskandar

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pesan Antirasis dalam Islam Sejak 14 Abad Lalu (1)

Jum Jul 17 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Suatu hari di Mekah, Nabi Muhammad saw. menyampaikan pernyataan mengejutkan kepada pengikutnya: Dia mengatakan kepada mereka bahwa semua orang diciptakan sama. “Semua manusia adalah keturunan Adam dan Hawa,” kata Muhammad dalam khotbah publik terakhirnya. “Orang Arab tidak lebih unggul dibandingkan non-Arab. Dan non-Arab tidak lebih unggul dibandingkan orang […]
Copyright @2020 VISI.NEWS All Right Reserved