Sampah Berserakan di Objek Wisata, Wabup Garut Ajak Masyarakat untuk Jaga Lingkungan

Editor Wabup Garut melakukan sidak ke Objek Wisata Situ Bagendit yang berlokasi di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Kamis (5/5/2022) malam./via jabarprov.go.id/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | KABUPATEN GARUT – Terkait banyaknya pemberitaan sampah yang memenuhi objek wisata, Wakil Bupati (Wabup) Garut Helmi Budiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Objek Wisata Situ Bagendit yang berlokasi di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Kamis (5/5/2022) malam.

Dalam inspeksi ini, Wabup Garut didampingi Dinas Pariwisata Kabupaten Garut, Dinas Lingkungan Hidup, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi 4, Karnoto dan Yuda Puja Turnawan, dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Banyuresmi.

Dalam inspeksinya Wabup Garut melihat masih terdapat banyak sampah yang berserakan di area objek wisata Situ Bagendit. Ia juga sangat menyayangkan sikap warga yang membuang sampah sembarangan sehingga mengotori beberapa area Situ Bagendit.

“Kita pelihara ya, dan juga mari kita buang sampah pada tempatnya karena tempat-tempatnya sudah kita siapkan, sudah kita sediakan, jangan sembarang lempar, jangan sembarang buang,” kata Wabup Garut, dilansir dari laman resmi Pemprov Jabar.

Ia mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga lingkungan khususnya di beberapa objek wisata dengan membuang sampah pada tempatnya, sehingga dapat terawat dengan baik karena ini juga merupakan hasil kerja keras pemerintah dan masyarakat Garut.

“Karena ini adalah hasil kerja keras kita sehingga (harus) tetap indah. Mari kita buang sampah pada tempatnya,” tandasnya.

Wabup Garut menyebutkan, salah satu  permasalahan sampah ini adalah akibat dari over capacity pengunjung, selain karena promosi Situ Bagendit yang begitu gencar sehingga mengakibatkan banyaknya pengunjung.

“Dengan banyaknya pengunjung, karena merasa masyarakat Garut itu sudah dua tahun enggak bisa mudik, ditambah lagi promosi bagendit yang begitu gencar,” ucapnya.

Di samping itu, pihaknya merasa  bangga dengan keberadaan Objek Wisata Bagendit ini sebagai salah satu  aset mahal yang harus dijaga dan dipelihara.

Baca Juga :  Legislator Soroti Persoalan Produksi Minyak di Blok CPP

“Tapi ini harus dijaga dengan sebaik-baiknya agar aset ini bisa dinikmati bukan hanya oleh kita, dalam jangka waktu yang lama dan mari kita pelihara,” ujarnya.

Ia menegaskan permasalahan sampah memang tanggung jawab bersama khususnya pemerintah daerah. Menurutnya, ia melibatkan semua unsur mulai dari karyawan, petugas sampah, pedagang, dan pengunjung, semua memiliki tanggung jawab atas kebersihan sampah. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Terkait Pria Injak Al Quran di Sukabumi, Ini Kata MUI

Ming Mei 8 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | MAKASSAR – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel menanggapi kasus warga yang menginjak-injak kitab suci Al Quran di Sukabumi, Jawa Barat, baru-baru ini. Melansir mui.or.id dari muisulsel.com, berikut tanggapan MUI Sulsel melalui Sekretaris Umum MUI Sulsel Dr KH Muammar Bakry Lc MA. Negara harus hadir dalam menjaga kerukunan […]