VISI.NEWS – Jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Bandung memastikan bahwa kadernya telah siap mendukung dan memenangkan pasangan Nia-Usman (NU) di kontestasi Pilbup Bandung 2020 dalam perintah satu komando.
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bandung Yayat Hidayat mengatakan, mandat dari DPP Partai Gerindra sudah bulat agar DPC, PAC, hingga ranting Partai Gerindra Kabupaten Bandung satu komando, untuk memenangkan pasangan NU. Apalagi, Partai Gerindra di Kabupaten Bandung memiliki basis suara yang cukup besar.
“Basis suara ini akan kami pertahankan untuk memenangkan NU. Kami di DPC sudah bergerak dan meminta PAC hingga ranting untuk bergerak juga secara masif usai pendaftaran pasangan NU pada 9 September nanti di KPU,” tegas Yayat kepada wartawan usai menghadiri acara di kantor DPC PPP Kabupaten Bandung, di Jalan Cipicung, Kelurahan Manggahang, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/9) sore.
Menurut Yayat, pihaknya menampik jika ada kadernya yang bersuara sumbang. Kata ia, seluruh kader Partai Gerindra sudah satu suara. Sebab, kata dia, mandat dilakukan secara sistem satu komando melalui DPP.
“Tidak ada yang beda suara. Semua satu suara. Kalau ada kami pastikan dia harus out (dipecat). Sudah jelas itu. Komando dari DPP untuk memenangkan NU itu harga mati,” tegasnya.
Tambah Yayat, hingga detik ini, jumlah PAC Partai Gerindra di Kabupaten Bandung juga masih utuh. Adanya isu bahwa sejumlah PAC hengkang akibat Partai Gerindra berkoalisi dengan partai penguasa adalah tidak benar.
“Masih utuh semua. Masih 31 PAC-nya. Saya yang tanda tangani SK-nya. Itu hanya isu, yang jelas, mulai DPP, DPD, DPC, PAC, hingga ranting satu suara dan satu komando. Untuk kandidat bakal calon yang ikut penjaringan juga tidak ada masalah. Marwahnya kan fatsun kepada partai. Dan keputusan ini juga kebijakan dari DPP,” pungkasnya. @yus