Search
Close this search box.

Selama Pandemi Covid-19, Lima Tenaga Kesehatan di Garut Terpapar

Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani./visi.news/zaahwan aries

Bagikan :

VISI.NEWS – Serangan Covid-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat bukan hanya telah menyangkiti masyarakat biasa, akan tetapi sejumlah tenaga kesehatan pun ikut terpapar. Selama masa pandemi Covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut mencatat telah lima orang tenaga kesehatan yangrnjadi korban Covid-19.

“Totalnya sudah ada lima orang tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Garut. Terakhir, ada dua orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, yakni tenaga kesehatan di Puskesmas Cempaka Kecamatan Karangpawitan dan Puskesmas Bagendit Kecamatan Banyuresmi,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr Leli Yuliani diruang kerjanya, Selasa (14/7).

Leli mengungkapkan, dari lima orang tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, saat ini tiga di antarany sudah dinyatakan sembuh bahkan sudah beraktivitas kembali. Sedangkan untuk yang dua orang lainnya, masih menjalani perawatan di ruang isoalsi RSUD dr Slamet Garut.

“Kita harapkan, keduanya juga bisa seceapatnya sembuh sehingga mereka bisa beraktivitas kembali seperti bisanya,” ungkapnya.

Disebutkan Lely, menyusul adanya kasus positif Covid-19 yang dialami dua tenaga kesehatan di dua puskesmas, maka saat ini pelayanan di dua puskesmas tersebut sementara ditutup. Ini dimaksudkan mencegah hal yang tak diharapkan, kaitannya dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Lely mengimbau, bagi warga yang berada disekitar Puskesmas dan kegiatannya ditutup, untuk sementara bisa mendatangi Puskesmas lain yang jaraknya paling dekat, guna mendapatkan pelayanan.

“Kami pun belum bisa memastikan sampai kapan penutupan sementara kedua puskesmas ini diberlakukan,” ucapnya

Dikatakan, hingga saat ini petugas survailans masih terus melakukan pelacakan dan penelusuran orang yang diduga pernah kontak erat dengan kedua tenaga kesehatan terpapar Covid-19 tersebut.

Selain itu, Lely juga menyampaikan pihaknya melakukan treatment (penatalaksanaan yang positif), serta isolasi mandiri terhadap para OTG.

Baca Juga :  Cuaca Hari ini, Bandung Diguyur Hujan Petir Mengintai

“Adanya sejumlah tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Garut ini sendiri, memang menjadi bahan evaluasi kami, “tegasnya lagi.

“Kepada warga, kami imbau jangan takut berobat ke puskesmas. Taatilah protokol kesehatan,”pungkasnya@zhr

Baca Berita Menarik Lainnya :