Seorang Pria Korban Terseret Banjir Bandang di Cicurug Sukabumi Ditemukan

Editor Seorang pria korban terseret banjir bandang di Cicurug Sukabumi ditemukan./antara.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Warga di sekitar lokasi kejadian menemukan jasad seorang pria yang diduga merupakan korban banjir bandang yang terjadi pada Senin (21/9) di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Kami menerima informasi dari warga telah menemukan jasad berjenis kelamin pria dengan kondisi tertelungkup di bawah puing-puing pepohonan dan rumah yang terbawa arus banjir bandang,” kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah FKSD Kabupaten Sukabumi Okih Fajri di Sukabumi, Selasa (22/9), seperti dilansir Antara.

Menurut Okih, jasad seorang pria itu belum dikenali dan masih menunggu pihak keluarga yang melaporkan. Jasad korban ditemukan di Sungai Leuwilieur, Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi atau sekitar 20 km dari tempat kejadian musibah.

Saat ditemukan kondisi korban masih segar dan diperkirakan belum lama meninggalnya atau kurang dari satu hari. Jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Sekarwangi dan menunggu pihak keluarga yang mengenalinya.

Sungai Cibuntu yang menjadi hulu banjir bandang tersebut alirannya mengarah ke berbagai sungai di wilayah utara Kabupaten Sukabumi yang nantinya bermuara di Palabuanratu. Lokasi jasad korban ditemukan merupakan satu aliran dengan sungai yang berada di Kecamatan Cicurug tersebut.

“Kondisi korban masih utuh dan segar, ada beberapa luka di bagian tubuhnya yang diduga saat terseret arus terbentu dengan benda keras lainnya seperti puing bangunan rumah, batang pohon, dan bebatuan sungai,” tambahnya.

Sementara, Kepala Seksi Sosbud Kecamatan Cicurug Suryaman mengatakan hingga saat ini dari laporan ada tiga korban yang hingga tenggelam terseret arus banjir bandang dan untuk jasad yang ditemukan, pihaknya belum bisa memastikan apakah termasuk dalam tiga korban yang dilaporkan pihak keluarga atau bukan.

Baca Juga :  VISI | Bukan Sekedar Ibadah

Hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan dan meminta warga yang merasa kehilangan keluarganya untuk segera melapor agar bisa langsung ditindak lanjuti.

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai instansi seperti BPBD, TNI, Polri maupun potensi SAR lainnya untuk melakukan pencarian korban hilang di samping mendata kerusakan,” katanya. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

WHO Sebut Pedoman Transmisi Covid-19 Tak Berubah

Sel Sep 22 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak mengubah kebijakannya mengenai penularan virus corona melalui udara, kata badan tersebut pada Senin (21/9) setelah pejabat kesehatan AS merilis rancangan pedoman baru dengan peringatan keliru bahwa virus dapat menyebar melalui partikel di udara. Direktur eksekutif program kedaruratan WHO, Mike Ryan, mengatakan akan […]