Seorang Pria Terpapar, Dinkes Swab dan Rapid Test Puluhan Warga Margaasih

Editor :
Para petugas medis lengkap dengan APD, bersiap memeriksakan para terduga terpapar corona bagi 50 warga untuk pemeriksaan swab dan rapid test di Aula Kantor Desa Rahayu, Kec. Margaasih, Selasa (2/6)./visi.news/apih igun.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Gugus Tugas Covid-19 melakukan swab test dan rapid test. Hal itu dilakukan di Aula Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, menyusul ada warga di RW 15 Desa Rahayu yang terpapar virus corona.

Kepala Puskesmas Desa Rahayu Dr. Rini mengatakan, yang positif corona hanya seorang, namun ada kekhawatiran dari dinas kesehatan dan gugus tugas sehingga yang diperiksa jumlahnya mencapai 100 orang. Masing- masing, 50 melakukan tes swab dan 50 lagi melakukan rapid test.

Camat Margaasih, Asep (kiri) disemprot disinfektan usai pemeriksaan swab dan rapid test bagi warga terduga terpapar Covid-19, Selasa (2/6)./visi.news/apih igun.

“Yang terpapar dan positif corona ini adalah laki- laki. Dia warga RW 15 Desa Rahayu Kec. Margaasih. Kami lakukan ini karena khawatir warga yang lainnya terpapar juga. Makanya yang kami periksa itu jumlahnya jadi banyak, tetangga dan sejumlah warga terdekat dengan korban terpapar dan positif. Jumlahnya mencapai 50 warga, yakni warga Desa Rahayu dan warga Desa Margaasih. Kesimpulannya, kita lebih baik mencegah daripada mengobati,” terang Dr. Rini.

Sementara itu, Camat Margaasih Asep, membenarkan bahwa warga yang terpapar adalah yang sempat diperbincangkan dan viral di media sosial.

“Dia korbannya laki-laki dan sempat ramai yakni anggota Gereja Betel di Lembang. Makanya walaupun hanya satu yang positif, sebagai pememrintah tentu ya harus lebih waspada terhadap adanya penyebaran virus membahayakan ini. Sebelum terjangkit kita periksakan mereka, baik tetangga ataupun saudaranya yang terdekat dengan yang positif ini,” kata Asep.

Sementara Kades Rahayu, H Dadang Suryana mengaku sejak awal pihaknya telah mendapatkan informasi warga di RW 14,15, dan 16 yang terpapar corona. Namun, setelah cek and recek, ternyata warga yang di RW 15 positif.

“Kita khawatir dengan adanya penyebaran virus corona ini, makanya kita liburkan pelayanan karena pelaksanaannya ‘kan pengambilan darah yang diperiksakan. Kita khawatir masyarakat tertular dan intinya menyita perhatian publik di Desa Rahayu. Makanyan kita liburkan pelayanannya,” ujar Kades Rahayu.

Hingga akhir pemeriksaan seluruh petugas yang berbaju lengkap alat pelindung diri (APD) disemprot disinfektan. Demikian juga camat dan sejumlah warga yang hadir turut disemprot disinfektan @pih

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kepala Polisi AS Minta Trump Diam Daripada Perkeruh Demo

Sel Jun 2 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Kepala Kepolisian Houston, Texas, Art Acevedo, meminta Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk tutup mulut jika tak memiliki pernyataan konstruktif yang dapat menenangkan keadaan dan meredam demonstrasi anti-rasisme yang belakangan terjadi dalam sepekan terakhir. Demonstrasi itu dipicu oleh kematian warga kulit hitam AS, George Floyd, yang  meninggal setelah kehabisan napas ketika […]