Sidang Kasus Rudapaksa Belasan Santri di Bandung akan Menghadirkan Istri Pelaku dan Bidan

Editor Sidang lanjutan kasus rudapaksa yang dilakukan Herry Wirawan besok akan menghadirkan istri pelaku dan bidan yang menangani persalinan korban. /visi.news/eko aripyanto/foto kolase
Silahkan bagikan

VISI.NEWS |BANDUNG – Guna mendalami sejumlah fakta persidangan dari sejumlah saksi korban terdakwa rudapaksa, Herry Wirawan pada persidangan yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Bandung pekan kemarin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) berencana mengahadirkan sejumlah saksi lainnya dintaranya yaitu keluarga terdakwa dan bidan yang diduga membantu proses persalinan korban.

Demikian dikatakan JPU yang juga Kepala Kejati (Kajati) Jawa Barat, Asep N Maulana, melalui pesan singkat di Bandung, Senin (27/12/21). Asep mengatakan, persidangan kasus oknum guru agama akan kembali digelar Selasa (28/12/21) besok, dengan agenda masih menghadirkan saksi-saksi.

“Sidang akan digelar lagi besok, insyallah ada lima orang saksi yang akan dimintai keterangannya besok, dua diantaranya adalah, keluagra Herry dan Bidan yang diduga membantu proses persalinan korban Herry,” katanya.

Pada persidangan sebelumnya, sejumlah korban mengaku disetubuhi hingga empat kali, selain itu, kondisi lingkungan pesanten Yayasan Manarulhuda milik Herry Wirawan yang sangat tertutup tersebut, membuat para korban sulit untuk keluar lingkungan guna melaporkan peristiwa yang kerap dialaminya tersebut.

“Kondisi atau aktivitas pesantren yang tertutup itu, dibenarkan oleh salah seorang saksi yang turut dimintai keterangannya pada sidang pekan kemarin, yaitu Ketua RT. Menurut Ketua RT, Herry memiliki dua tempat satu di Antapani dan satunya lagi di Cibiru,” ungkap Asep.

Kegiatan yayasan yang sangat tertutup itu, lanjut Asep, membuat warga sekitar menaruh kecurigaan, bahkan warga sekitar pesantren yang dikelola Herry itu, sempat tidak mengetahui adanya yayasan atau pesantren di sekitar lingkungan warga.

“Masyarakat tidak pernah tahu, di situ ada kegiatan keagamaan dan sebagainya, saat diundang hadir di acara kegiatan warga pun, terdakwa Herry ini tidak pernah datang, intinya sangat tertutup dan antisosial,” pungkasnya.@eko

Baca Juga :  Penyanyi Reza Artamevia Tersangka Kasus Narkoba

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Gairahkan Pasar Aset Kripto, Tokocrypto Beri Kejutan Akhir Tahun untuk Para Investor

Sen Des 27 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA  – Akhir tahun 2021, pasar aset kripto mengalami pelemahan dengan beberapa koin/token kapitalisasi besar (big cap), seperti Bitcoin, Ethereum dan lainnya terjadi penurunan nilai. Untuk tetap menjaga stabilitas transaksi aset kripto, Tokocrypto menjalankan rangkaian promo #SiapLebihCuan bonus akhir tahun 2021. VP Marketing Tokocrypto, Aditya Raflein, mengatakan […]