VISI.NEWS | BANDUNG – Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, dikenal sebagai menteri yang ‘out of the box’, tindakannya sering mengejutkan dan keluar dari ‘prosedur resmi’.
Pengusaha kelahiran Pangandaran pada 15 Januari 1965 itu kini hangat dibicarakan masuk bursa kandidat Calon Gubernur Jawa Barat (Jabar) pada Pilkada Serentak 2024. Susi berasal dari keluarga nelayan yang sederhana dan telah terbiasa dengan kehidupan di pesisir pantai sejak kecil, belajar banyak tentang laut dan perikanan dari ayahnya yang juga seorang nelayan.
Nama Susi Pudjiastuti baru-baru ini masuk dalam bursa Calon Gubernur Jabar 2024. Partai seperti PDIP juga tertarik memberikan dukungannya untuk Susi Pudjiastuti. PDI-P melakukan pendekatan kepada Susi karena sebelumnya ia menyatakan kesiapannya menjadi kepala daerah jika diminta masyarakat. Pihak PDIP juga menjalin komunikasi dengan tokoh lain seperti mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan mantan Wali Kota Bogor Bima Arya.
Kehadiran Susi Pudjiastuti setidaknya menambah bursa kandidat Calon Gubernur Jawa Barat. Sebelumnya sudah ada nama Ridwan Kamil (Golkar): Gubernur petahana yang akan mencalonkan diri kembali kalau tidak di Jawa Barat di DKI Jakarta.
Nama lain Uu Ruzhanul Ulum (PPP), Wakil Gubernur petahana yang juga masuk dalam bursa calon. Ada juga Bima Arya Sugiarto (PAN) Mantan Wali Kota Bogor yang turut dipertimbangkan, Desy Ratnasari (PAN) Anggota DPR RI yang mewakili daerah Jawa Barat IV (Kota dan Kabupaten Sukabumi).
Kandidat kuat Dedi Mulyadi (Gerindra), mantan Bupati Purwakarta yang juga menjadi calon potensial. Cellica Nurrachadiana (Demokrat) mantan Bupati Karawang yang masuk dalam daftar calon, Syaiful Huda (PKB), anggota DPR RI yang mewakili daerah Jawa Barat VII (Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta) yang juga wakil sekretaris jenderal PKB dan ada nama Ilham Akbar Habibie (NasDem), putra dari Presiden Indonesia ke-3, B. J. Habibie.
Rekam Jejak
Susi Pudjiastuti memiliki rekam jejak yang mengesankan selama menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia pada periode 2014–2019. Berikut beberapa poin penting tentang kontribusinya:
1. Pemberantasan Pencurian Ikan: Susi dikenal sebagai sosok yang tegas dalam memberantas pencurian ikan di perairan Indonesia. Langkah-langkahnya termasuk penggunaan teknologi satelit untuk memantau kapal-kapal ilegal dan penenggelaman kapal-kapal tersebut.
2. Keberlanjutan Perikanan: Ia berperan dalam memastikan keberlanjutan sumber daya laut dengan mengenalkan ukuran minimal tangkapan untuk beberapa spesies ikan. Selain itu, ia juga melarang penggunaan alat tangkap yang merusak lingkungan.
3. Perlindungan Spesies Laut: Susi mendukung pembentukan kawasan konservasi laut dan peningkatan perlindungan terhadap spesies laut yang terancam punah.
4. Susi Air: Sebelum menjadi menteri, Susi telah membangun bisnis ekspor perikanan melalui PT ASI Pudjiastuti Marine Product. Ia juga mendirikan Susi Air, maskapai penerbangan charter yang mengangkut produk perikanan segar dari Indonesia ke berbagai negara.
@uli