Search
Close this search box.

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Sukabumi, Diduga Korban Tabrak Lari

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di TPU Komplek Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (11/1/2026), lokasi ditemukannya jasad Marcellino Dwi Tirta yang tewas diduga dibunuh oleh dua teman lamanya./visi.news/ilustrasipembunuhan.

Bagikan :

VISI.NEWS | SUKABUMI – Seorang pria tanpa identitas ditemukan tak bernyawa di wilayah Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Diduga, pria tersebut merupakan korban tabrak lari sebab lokasi penemuanya berada di sekitar jalan raya Sukabumi-Bogor.

Jenazah pria tersebut dibawa oleh unit Lakalantas Polres Sukabumi pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Hingga kini, mayat tersebut masih berada di kamar mayat RSUD Sekarwangi Cibadak.

“Itu korban laka lantas, tabrak lari,” ujar Bhabinkamtibmas Cibadak, Aipda Emin Tukimin, Senin (11/5/2026).

Lebih lanjut Emin menyatakan, ada kemungkinan bahwa kejadian kecelakaan terjadi ketika pria itu menyeberang jalan.

Menurut dia, pihak Satlantas Polres Sukabumi telah melakukan olah TKP. Bahkan informasi terkait penemuan mayat itu diperoleh Emin dari Satlantas.

“Lantas sudah olah TKP, karena memang informasi dari Lantas,” imbuhnya.

Untuk mengungkap identitas pria tersebut, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Disdukcapil Kabupaten Sukabumi dalam hal ini UPTD Pendudukan Catatan Sipil. Namun dari hasil scan sidik jari, identitas pria itu tidak muncul, sehingga kemungkinannya bahwa pria itu belum pernah melakukan perekaman data.

Selain itu tidak ditemukan barang yang terkait dengan pria itu di sekitar lokasi.

Berdasarkan ciri-ciri fisik, korban diperkirakan berusia sekitar 50 hingga 60 tahun. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos berwarna merah dan celana pendek. Tidak ada tanda atau ciri khusus yang menonjol dari tubuh korban.

“Ciri-cirinya usia estimasi 50 sampai 60-an lah itu mah. Emang gak ada ciri yang menonjol,” ujarnya.

Emin menyatakan, sampai saat ini belum ada warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya yang sesuai dengan ciri-ciri tersebut. Karena itu, masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga diminta segera menghubungi pihak Koramil, Polsek terdekat, atau datang langsung ke Rumah Sakit Sekarwangi.

Baca Juga :  Kemenkes Perketat Penyaringan Hantavirus setelah Kasus di Kapal Pesiar

“Makanya barangkali ada warga yang kehilangan, silakan datang ke Koramil ataupun Polsek terdekat, ataupun ke Rumah Sakit Sekarwangi,” pungkasnya. @andri

Baca Berita Menarik Lainnya :