Tahun 2020 Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Garut Diproyeksikan 5,6 Persen

Bupati Garut menerima Kepala Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah OJK Kantor Regional 2 Jawa Barat, serta Kepala Bank BJB Cabang Garut./visi.news/zaahwan aries
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Tahun 2019, laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Kabupaten Garut, Jawa Barat, diproyeksikan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satunya program kemitraan dalam rangka percepatan akses keuangan daerah.

Hal itu diungkapkan Bupati Garut, Rudy Gunawan seusai melakukan pertemuan dengan Kepala Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi serta Keuangan Daerah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 2 Jawa Barat.

Pertemuan tersebut dilakukan di ruang kerja Bupati Garut, Selasa (28/7). Hadir Kepala Bagian Kemitraan Iman Kadarusman Nugraha, Kepala Bank BJB Cabang Garut, Maman Rukmana dan peternak domba dari Pondok Pesantren Nurul Hidayah Kecamatan Karangtengah, Cecep Saepul Milah.

Rudy Gunawan mengapresiasi program kemitraan yang diinisiasi oleh OJK dan Bank BJB melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

“Adanya usaha pola kemitraan ini membantu peternak memiliki kepastian jual sehingga mendukung keberlangsungan usaha tersebut,” ujar Rudy Gunawan.

Untuk mendorong LPE di masa Covid-19, tutur Rudy, program kemitraan melalui keuangan yang inklusif merupakan salah satu alternatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain dukungan penuh, Rudy juga berharap OJK dapat terus memperluas program kemitraan ini dengan menggandeng perbankan yang berkompeten.

Sementara itu, Kepala Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi serta Keuangan Daerah OJK Kantor Regional 2 Jawa Barat, Iman Kadarusman Nugraha, menyebutkan, pihaknya mendukung kerjasama pola kemitraan yang dilakukan Bank BJB dengan kelompok peternak domba di lingkungan pondok pesantren Kabupaten Garut.

Ia berharap program kemitraan serupa dapat direplikasikan di pesantren-pesantren lainnya di Kabupaten Garut, melalui dukungan akses produk dan layanan dari lembaga keuangan.

Selain itu, tambah Iman, untuk mendorong budaya menabung sejak dini, OJK meminta dukungan Bupati Garut dalam menyukseskan program 1 rekening, 1 pelajar (Kejar).

Hal ini, katanya, dalam rangka implementasi Keputusan Presiden nomor 26 tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung melalui kepemilikan tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) atau produk tabungan siswa.

Sementara itu Kepala Bank BJB Cabang Garut, Maman Rukmana, menyebutkan, kerja sama yang dibangun dalam bentuk kemitraan dengan para pelaku UMKM adalah komitmen pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Lebih jauh Maman Rukmana mengatakan, jalinan kemitraan ini telah dibangun selain dengan kelompok peternak juga dengan PT Agro Investamadan.

Dijelaskan, hingga kini jumlah kelompok peternak sudah 20 kelompok, yang tersebar di seluruh Kecamatan Kabupaten Garut, dengan total plafon menembus tiga milliar.

“Alhamdulillah ada salah satu kolompok yang sukses. Dan mendapat apresiasi tingkat provinsi dalam program OPOP (One Product One Pesantren),” ungkap Maman.

Dijelaskan, kelompok yang sukses dimkasud adalah Kelompok Peternak Pondok Pesantren Nurul Hidayah Kecamatan Karangtengah Kabupaten Garut.

Masih menurut Maman, di Kabupaten Garut, kini tercatat ada 5.702 kelompok tani dan 1.815 kelompok peternak yang tersebar di 42 kecamatan.@zhr

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

H. Yayat Prihatin Ada Warga Miskin Paksakan Beli HP Untuk Belajar Anaknya

Sel Jul 28 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS — Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Yayat Sudayat, dari Fraksi Demokrat, merasa prihatin dengan keadaan orang tua siswa yang harus memaksakan diri membeli Gadget/HP Android agar anaknya bisa belajar secara daring. Kenyataan ini dikatakan Yayat perlu pemikiran dari semua pihak, termasuk para Wakil Rakyat, Kepala Daerah, Dinas […]