VISI.NEWS | BANDUNG – Perusahaan kendaraan listrik TAILG regional Bandung menggelar kegiatan riding konvoi mengelilingi Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini diikuti para rider, komunitas, serta awak media untuk memperkenalkan pengalaman berkendara menggunakan kendaraan listrik yang lebih hemat, nyaman, dan ramah lingkungan.
Rute riding konvoi TAILG Bandung dimulai dari Alun-Alun Bandung, kemudian melintasi Gedung Merdeka dan Taman Braga. Selanjutnya, menyusuri kawasan Balai Kota Bandung, melewati Jalan Dipatiukur, sebelum akhirnya finis di kawasan Taman Dago.
Owner Main Dealer TAILG Bandung, Herru Gunawan, mengatakan Kota Bandung dipilih sebagai lokasi touring karena memiliki suasana yang mendukung aktivitas berkendara santai sekaligus modern.
“Bandung punya vibes yang unik, kotanya modern, udaranya enak, pemandangannya juga indah. Makanya cocok banget buat touring bareng sambil menikmati suasana kota,” ujar Herru dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, tren penggunaan kendaraan saat ini mulai bergeser. Masyarakat tidak lagi hanya mempertimbangkan fungsi transportasi, tetapi juga efisiensi dan dampaknya terhadap lingkungan.
“Sekarang orang-orang memilih kendaraan bukan cuma buat pergi dari satu tempat ke tempat lain. Mereka maunya lebih hemat, praktis, nyaman, dan tentunya ramah lingkungan,” katanya.
Ia menambahkan, kendaraan listrik kini semakin diminati berbagai kalangan, mulai dari anak muda, keluarga, hingga pekerja harian karena dinilai lebih ekonomis dan modern.
Melalui kegiatan touring tersebut, TAILG ingin memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat tentang sensasi menggunakan kendaraan listrik dalam aktivitas sehari-hari.
“Lewat touring ini, kita ingin kasih pengalaman langsung bagaimana serunya naik kendaraan listrik. Riding lebih santai, lebih hemat, dan tetap stylish untuk dipakai sehari-hari,” lanjutnya.
Herru juga mengatakan bila Perkembangan industri kendaraan listrik dinilai sangat bergantung pada dukungan dan kebijakan pemerintah.
Menurutnya, dukungan pemerintah sebagai regulator menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan industri kendaraan listrik.
“Tentu, tanpa dorongan kebijakan dari pemerintah, perkembangan kendaraan listrik akan menghadapi tantangan yang cukup besar,” imbuhnya.
Selain mengandalkan dukungan regulasi, Herru menegaskan bila TAILG juga memperhatikan aspek keamanan produk. Baterai kendaraan listrik yang digunakan disebut telah memiliki standar tahan air atau anti-air.
Sehingga produk TAILG tetap aman digunakan dalam kondisi hujan maupun saat melintasi genangan banjir.
“Dengan teknologi tersebut, kendaraan tetap dapat beroperasi normal tanpa mengganggu performa maupun keselamatan pengguna,” ujarnya.
Di sisi lain, Herru menyatakan bila TAILG juga berencana memperluas jaringan bisnis melalui pembukaan dealer di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya.
Menurutnya, Program kemitraan dealer ini terbuka bagi pihak yang ingin mendukung pengembangan bisnis kendaraan listrik. Pihak perusahaan mengaku akan memberikan berbagai bentuk dukungan kepada calon mitra dealer, mulai dari bantuan desain showroom hingga dukungan pembiayaan tertentu.
“Bahkan, beberapa fasilitas seperti bantuan penutup biaya sewa ruko juga disiapkan guna mempercepat pengembangan jaringan usaha,” ucapnya.
Ekspansi bisnis kendaraan listrik ini juga diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja di daerah. Wilayah dengan potensi pasar yang besar dinilai akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui hadirnya dealer dan layanan kendaraan listrik.
“Untuk tahap awal, pengembangan dealer difokuskan di kawasan Bandung Raya, termasuk wilayah Sumedang, khususnya area Jatinangor. Selain itu, cakupan ekspansi juga menyasar kawasan Bandung Barat, Bandung Timur, Bandung Selatan,” tutupnya. @givary