Search
Close this search box.

Taufik Hidayat, “Anggaran Memang Direfocusing, Namun Alhamdulilah tidak Semua Program Pemprov Jabar Tersendat”

Ketua DPRD Jabar, Taufik Hidayat. /visi.news/eko aripyanto

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Pandemi Covid-19, membuat berbagai sektor pembangunan menjadi terdampak serta perekonomian masyarakat menjadi carut marut. Kondisi tersebut mengakibatkan alokasi anggaran Pemprov Jawa Barat (Jabar) terpaksa harus di refocusing.

Demikian dikatakan Ketua DPRD Jabar, Taufik Hidayat, Selasa (14/12/21).

Dua tahun ini, katanya, anggaran Pemprov Jabar terpaksa harus di refocusing guna memaksimalkan penanganan kasus Covid-19 di Jabar. Meski demikian, DPRD beserta Pemprov Jabar berusaha memaksimalkan realisasi pembangunan agar tetap bisa berjalan.

“Anggaran memang terdampak refocusing, namun Alhamdulilah tidak semua program Pemprov Jabar tersendat, terutama program skla prioritas harus tetap berjalan,” katanya.

Hal tersebut disampaikan politisi Gerindra pada saat melakukan reses di daerah Subang baru-baru ini, pandemi Covid-19 sangat berimbas pada perekonomian masyarakat menengah kebawah, kondisi tersebut dianggap motivasi bagi DPRD dan Pemprov Jabar, untuk bangkit dan memperbaiki pemulihan perekonomian di Jabar.

“Saya, Pak Gubernur dan Pak Bupati sudah berkeliling Subang, tapi gara-gara Covid-19 anggarannya ‘tercekek’, insyaallah tahun depan bantuan untuk Kab Subang lebih optimal,” ungkap Taufik.

Memasuki Tahun Anggaran 2022, lanjut Taufiq, pembangunan yang sempat tertunda di Jabar, tentunya akan dilanjutkan tentunya dengan mengakomodir berbagai skala prioritas yang sudah diusulkan, sehingga dapat dianggarkan secara maksimal.

“Beberapa sektor yang sudah menjadi prioritas pemerintah Jabar adalah kesehatan, pendidikan, insfrastruktur, dan program untuk pemulihan ekonomi di Jabar, sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Terakhir, purnawirawan TNI berpangkat bintang satu tersebut menegaskan, setiap aspirasi baik yang dihimpun langsung melalui forum reses ataupun yang sudah masuk ke lembaga DPRD Jabar, dipastikan akan terus disuarakan diperjuangkan dan dikawal hingga terrealisasikan.

“Plaksanaan reses beberapa waktu itu, membuat optimisme, karena bagaimana pun kita membutuhkan bantuan dari orang tua kita di Provinsi Jabar, keur ngabangun wilayah urang,” pungkasnya.@eko

Baca Berita Menarik Lainnya :