VISI.NEWS | PADANG – Setelah menjadi buronan selama berhari-hari, IS, tersangka utama dalam kasus pembunuhan Nia Kurnia Sari, seorang gadis penjual gorengan, akhirnya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. Penangkapan dramatis ini terjadi di sebuah rumah kosong di Korong Pasa Galombang, Nagari Kayu Tanam, pada Kamis (19/9) siang.
Sekitar pukul 14.30 WIB, warga setempat melihat IS bersembunyi di dalam rumah tersebut. Ketika IS menyadari kehadiran warga, ia berusaha melarikan diri namun segera dikepung. Dalam upaya terakhirnya, IS naik ke loteng rumah.
Mendapat laporan dari warga, petugas Polres Padang Pariaman segera tiba di lokasi dan berhasil membekuk IS setelah 20 menit pengepungan. Proses penangkapan ini diwarnai oleh ketegangan karena massa yang marah berusaha mendekati pelaku. Petugas kepolisian terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan beberapa kali untuk mengendalikan situasi.
IS akhirnya berhasil dibawa pergi menggunakan mobil Avanza hitam. Namun, perjalanan menuju kantor polisi tidak berjalan mulus karena massa beberapa kali mencoba menghentikan mobil tersebut. Berkat kesigapan petugas, IS akhirnya berhasil diamankan.
Seorang saksi mata bernama Buyung menceritakan bagaimana ia menemukan IS. Awalnya, Buyung mengajak dua pemuda untuk memeriksa dua rumah kosong di dekat lokasi. Setelah mendapatkan kunci dari pemilik rumah, mereka masuk ke dalam dan melihat bayangan seseorang. Buyung segera meminta bantuan warga lain, dan akhirnya mereka memastikan bahwa orang tersebut adalah IS.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, membenarkan penangkapan IS. Ia menyatakan bahwa ciri-ciri orang yang ditangkap sesuai dengan data yang dimiliki oleh penyidik. Saat ini, IS sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. @mpa