VISI.NEWS | SPANYOL – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mencuri perhatian pada ajang Moto3 Catalunya 2026 setelah tampil impresif dan berhasil finis di posisi kedelapan dalam balapan yang berlangsung sengit di Sirkuit Catalunya, Montmeló, Barcelona, Spanyol, Minggu (17/5/2026).
Rider asal Gunungkidul itu sukses menunjukkan mental bertarung luar biasa meski harus memulai balapan dari posisi ke-20. Perlahan namun pasti, Veda mampu menyalip satu per satu rivalnya hingga akhirnya menembus papan atas dan finis tepat di belakang pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang menempati posisi ketujuh.
Penampilan Veda langsung mencuri perhatian sejak lap awal. Baru beberapa tikungan berjalan, ia berhasil melesat hingga posisi ke-11, menunjukkan start agresif dan penuh percaya diri.
Di sisi lain, pembalap Malaysia Hakim Danish tampil tak kalah mengejutkan. Ia langsung merangsek ke posisi lima besar sejak awal balapan dan mampu bertahan dalam persaingan ketat barisan depan hingga memasuki lap keempat.
Sementara itu, perebutan posisi terdepan berlangsung panas antara David Munoz, David Almansa, dan Adrian Fernandez. Ketiganya silih berganti memimpin jalannya balapan dalam tempo tinggi.
Memasuki lap ketujuh, Adrian Fernandez sukses mengambil alih pimpinan lomba dari Munoz. Namun dominasi tersebut tidak berlangsung lama karena para pembalap papan atas terus saling salip dalam pertarungan yang sangat ketat.
Veda Ega sendiri tampil konsisten. Pada lap kedelapan, ia berhasil naik ke posisi kesembilan, memperlihatkan kemampuan menjaga ritme sekaligus memanfaatkan celah di tengah padatnya persaingan.
Namun tekanan mulai terasa saat balapan memasuki pertengahan lomba. Pada lap ke-11, Veda harus turun ke posisi ke-11 usai dilewati Marco Morelli dan Casey O’Gorman. Situasi serupa juga dialami Hakim Danish yang sempat melorot ke posisi kedelapan.
Meski begitu, Veda tidak menyerah. Pembalap binaan Astra Honda itu terus berusaha menjaga jarak dengan rombongan depan meski sempat tertinggal lebih dari satu detik dari Morelli.
Drama semakin memanas pada lap ke-14 ketika enam pembalap terdepan terlibat duel sengit perebutan podium. Maximo Quiles tampil agresif dengan menyalip empat pembalap sekaligus untuk merebut posisi pertama.
Tak lama berselang, Brian Uriarte membalas dengan manuver berani yang membuatnya memimpin balapan di lap ke-15. Persaingan semakin liar hingga lap terakhir dengan posisi puncak terus berubah.
Pada momen penentuan, Maximo Quiles akhirnya keluar sebagai pemenang usai mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis. Ia unggul atas Alvaro Carpe dan David Munoz yang melengkapi podium.
Sementara itu, Veda Ega menunjukkan insting balap luar biasa di lap-lap terakhir. Ia berhasil memanfaatkan celah sempit untuk menyalip beberapa rival sekaligus dan mengamankan posisi kedelapan.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Veda, terutama karena ia memulai balapan dari barisan belakang. Finis di posisi delapan memperlihatkan perkembangan signifikan pembalap muda Indonesia tersebut di level dunia.
@uli