VISI.NEWS | JEMBER – Gelaran Karnaval SCTV 2026 di Kabupaten Jember tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membawa dampak ekonomi positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ribuan pengunjung yang memadati area acara sejak Sabtu hingga Minggu (16-17/5/2026) menjadi peluang besar bagi pedagang lokal untuk meningkatkan penjualan.
Sejak pagi hingga malam, stan-stan UMKM yang berjajar di sekitar lokasi karnaval tampak ramai didatangi pengunjung. Beragam produk kuliner, fesyen, hingga kerajinan khas Jember laris diburu masyarakat yang datang dari berbagai kecamatan.
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, menegaskan bahwa pelaksanaan event besar seperti Karnaval SCTV memang dirancang agar memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
“Kalau bikin acara jangan yang kecil-kecil karena tidak akan berdampak pada apa pun. Event seperti ini harus memberikan multiplier effect bagi masyarakat,” ujar Gus Fawait saat meninjau lokasi kegiatan, Minggu (17/5/2026).
Menurutnya, tingginya jumlah pengunjung menjadi indikator bahwa kegiatan tersebut berhasil menggerakkan roda ekonomi daerah. Pada Sabtu malam tercatat lebih dari 17 ribu orang hadir di area utama karnaval. Sementara pada Minggu pagi jumlah pengunjung terus meningkat dan diprediksi menembus 30 ribu orang hingga malam hari.
Lonjakan pengunjung itu dirasakan langsung oleh para pedagang. Banyak pelaku UMKM mengaku omzet mereka meningkat tajam dibanding hari biasa. Tidak sedikit yang bahkan kehabisan stok dagangan sebelum acara selesai.
Selain memberi ruang promosi bagi UMKM lokal, event ini juga berdampak pada sektor lain seperti hotel, transportasi, dan pusat kuliner di sekitar kota. Kehadiran ribuan warga dari berbagai wilayah Jember hingga luar daerah membuat perputaran ekonomi selama akhir pekan berlangsung tinggi.
Gus Fawait menilai momentum libur panjang turut memperkuat dampak ekonomi kegiatan tersebut. Menurutnya, masyarakat kini memiliki alternatif hiburan berkualitas di daerah sendiri sehingga uang yang biasanya dibelanjakan ke luar kota bisa tetap berputar di Jember.
“Sekarang masyarakat Jember bisa menikmati hiburan besar tanpa harus keluar daerah. Ini menjadi keuntungan bagi pelaku usaha lokal karena ekonomi masyarakat berputar di Jember sendiri,” katanya.
Karnaval SCTV 2026 yang menghadirkan sederet artis nasional itu dinilai menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah daerah dan media nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat eksistensi UMKM lokal di Kabupaten Jember.