VISI.NEWS | BANDUNG – Habib Bahar bin Smith, Senin (3/1/2021) siang tiba di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno – Hatta Bandung. Keluar dari mobil Toyota Alfard yang membawanya, ia kembali menegaskan tidak pernah mangkir dalam panggilan.
“Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak pernah mangkir dalam panggilan. Jadi kalau ada yang bilang Habib Bahar mangkir, mangkir, itu hoaks. Dari Bareskrim, Cybercrime, saya selalu hadir. Karena sebagai warga negara yang baik, harus kooperatif, ” ucapnya.
Datang berpakaian gamis putih, berkaca mata hitam, Bahar bin Smith didampingi beberapa pengikut dan penasehat hukumnya, lebih lanjut Bahar bin Smith berpesan bahwa ia sudah menerima surat SPDP dari Polda Jabar. “Saya menerima surat pemanggilan sehingga saya datang kemari, sebagai kewajiban warga negara, saya kooperatif, saya datang memenuhi panggilan dari pihak kepolisian Polda Jabar maka saya datang,” katanya.
Andaikan, kata Bahar lebih lanjut, saya nanti ditahan dan ia tidak bisa keluar lagi atau dipenjara. “Maka saya sedikit sampaikan bahwa ini adalah bentuk keadilan dan demokrasi telah mati di negara kesatuan Republik Indonesia tercinta ini. Sebab kenapa? Saya dilaporkan secepat kilat, sementara banyak penista-penista Allah, penista agama tapi tidak diproses sama sekali,” pungkasnya.
Habib Bahar bin Smith dipanggil Polda Jabar dalam kasus ujaran kebencian. Polda Jabar telah mengeluarkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) dan menaikkan status kasus ujaran kebencian menjadi penyidikan berdasarkan laporan polisi nomor B 6354/12/2021 SPKT PMJ 2021 terkait penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan kebencian dan atau permusuhan sebagaimana diatur dalam Pasal 28 ayat 2 jo 45 a UU ITE dan atau Pasal 14 15 UU RI nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana. Kasus ini bermula dari ceramah Habib Bahar di Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada 11 Desember 2021.
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, mengatakan ceramah habib Bahar di Margaasih tersebut direkam dan dibagian ke sejumlah akun media sosial.@nia