VISI.NEWS – Untuk menjalin kerjasama dan koordinasi yang lebih baik, jajaran Reskrimum Unit V Subdit III Polda Jawa Barat, Rabu (15/7/2020) siang menyambangi Sekretariat Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Repubik Indonesia (GNPK RI) Jawa Barat Jalan Banyubiru Raya Blok CC-18A, Komplek Pasir Pogor, Kota Bandung
Menurut Ketua GNPK RI Jawa Barat NS. Hadiwinata kunjungan jajaran Polda tersebut sebagai tindak lanjut dari pertemuan pihaknya dengan Ditreskrimum Unit V Subdit III Polda Jabar beberapa waktu yang lalu. NS Hadiwinata saat menerima kunjungan tersebut didampingi Tim Investigasi GNPK RI Jabar Kompol (Purn) Kuswantoro, S.H., Edy Sugianto, Gunawan dan jajaran pengurus lainnya.
“Kunjungan balasan yang dipimpin AKP. Rizaldy dan didampingi 2 orang personil Polda lainnya tersebut sebagai respon balasan dari kunjungan kami sebelumnya. Ini respon yang luar biasa bagi kami dan menunjukkan kesungguhan dari jajaran Ditreskimum Polda Jabar khususnya dalam memberantas penyakit masyarakat,” ungkap Nana, sapaan akrab NS. Hadiwinata.
Pada pertemuan tersebut, kata Nana, mereka saling bertukar informasi dan saling memberikan saran pendapat dalam penanganan pencegahan dan pemberantasan perjudian khususnya di wilayah Jawa Barat.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja positif kawan-kawan dari Polda Jabar, muda dan energik serta pantang menyerah dalam menghadapi tantangan selama menjalankan tugas di lapangan dengan resiko yang tinggi bahkan jiwa taruhannya,” ungkapnya.
Pihaknya, kata Nana, sepakat dalam rangka sinergitas pemberantasan perjudian, GNPK RI Jabar dan Polda Jabar akan segera menyusun mekanisme yang sangat strategis, sehingga dalam menjalankan tugasnya masing masing merasa nyaman dan berjalan dengan baik.
“Terima kasih kawan-kawan dari Polda Jabar atas kunjungan balasannya, kami memandang bahwa sikap responsif yang dilakukan AKP. Rizaldi dkk, patut dijadikan contoh oleh APH lainnya. Pemberantasan perjudian itu sama saja dengan pemberantasan korupsi, dimana tidak bisa dilakukan dengan cara sendiri sendiri, melainkan harus secara bersama sama antara APH dengan komponen masyarakat lainnya,” ungkapnya.
Insya Allah, kata Nana, pada akhir Juli ini, GNPK RI Jabar akan memberikan informasi titik titik rawan perjudian di wilayah Jabar lainnya. “Mari kita berantas perjudian sampai ke akar akarnya,” pungkasnya.@mpa/asa