VISI.NEWS | BANDUNG – Tottenham Hotspur memasuki laga penutup pekan ke 36 Premier League dengan tekanan yang belum sepenuhnya reda. Menjamu Leeds United di Tottenham Hotspur Stadium dini hari nanti, Spurs bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga mencari jarak aman dari ancaman degradasi.
Posisi mereka masih rapuh. Spurs berada di urutan 17 dengan 37 poin, hanya satu angka di atas West Ham United yang dini hari tadi kalah dari Arsenal. Dengan dua pertandingan tersisa setelah laga ini, tambahan poin akan sangat menentukan nasib mereka di papan bawah.
Konteks laga ini menjadi lebih menarik karena Tottenham sedang menunjukkan tanda kebangkitan sejak Roberto De Zerbi datang. Setelah bermain imbang melawan Brighton & Hove Albion, Spurs meraih kemenangan beruntun atas Wolverhampton Wanderers dan Aston Villa. Dalam rentang pekan pertandingan ke 33, 34, dan 35, hanya dua tim yang mengumpulkan poin Premier League lebih banyak daripada juara Liga Europa itu.
Namun, tren positif itu belum cukup untuk membuat Spurs bisa merasa nyaman. Leeds datang dengan modal yang juga kuat. Tim Yorkshire tersebut menang atas Manchester United, bermain imbang di Bournemouth dengan performa bagus, lalu menang di kandang melawan Wolves dan Burnley.
“Pertama-tama, kami bermain melawan salah satu tim terbaik di liga saat ini. Dan untuk itu kami sangat menghormati mereka. Kami tidak bisa berpikir dengan cara yang berbeda,” kata Roberto de Zerbi dikutip dari BBC.
De Zerbi juga menekankan bahwa Spurs tidak boleh kehilangan kewaspadaan meski performa sedang membaik.
“Kami harus mempertahankan mentalitas ini. Kami harus tetap rendah hati. Tidak ada yang berubah. Kami harus mempersiapkan diri untuk pertandingan penting,” ucapnya.
Bagi Leeds, laga ini juga belum bisa dianggap formalitas. Dengan 43 poin dan berada di peringkat 14, mereka secara mengejutkan belum memastikan selamat dari degradasi hingga malam tadi. Karena itu, fokus tetap menjadi kata kunci.
“Kami ingin mengakhiri musim dengan baik dan sesegera mungkin, mengamankannya (lolos degradasi) secara matematis,” tegas Eddie Riemer di BBC.
Riemer, yang mewakili Daniel Farke dalam konferensi pers karena sang pelatih sedang kurang sehat, juga membaca besarnya motivasi tuan rumah.
“Ini akan menjadi ujian besar. Spurs akan berusaha keras, manajer telah berhasil membawa mereka keluar dari zona degradasi jadi kami harus siap dan mempertahankan performa terbaik kami. Ini adalah performa terbaik kami sepanjang musim,” tandasnya.
Leeds baru saja menang tiga berbanding satu atas Burnley lewat kontribusi Anton Stach, Noah Okafor, dan Dominic Calvert Lewin. Hasil itu memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi enam laga. Meski begitu, rekor pertemuan memihak Spurs, yang menang satu berbanding dua di Elland Road pada Oktober dan mencatat lima kemenangan beruntun di Premier League atas Leeds.
Prakiraan pemain
Tottenham Hotspur (4-2-3-1): Kinsky; Porro, Danso, Van de Ven, Udogie; Bentancur, Palhinha; Kolo Muani, Gallagher, Tel; Richarlison
Leeds United (3-5-2): Darlow; Bijol, Struijk, Rodon; Bogle, Stach, Tanaka, Ampadu, Justin; Nmecha, Calvert-Lewin. @desi