VISI.NEWS | SUKABUMI – Tanah longsor menyebabkan ambrolnya TPT di Kampung Langkob, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Minggu (11/1/2026). Kejadian tersebut menyebabkan jalan ruas provinsi penghubung Kota Sukabumi-Sagaranten tergerus.
“Ini merupakan jalur provinsi penghubung Sukabumi-Sagaranten, longsor yang terjadi pukul 10.00 WIB cukup parah,” ujar Kepala Desa, Nyalindung Asep Supriadi.
Menurut Asep tinggi area longsor mencapai 35 meter kemudian lebar 20 meter. Dia menuturkan, pada Desember 2024 terjadi longsor dititik yang sama sehingga dibangun TPT pada pertengahan 2025 dan rampung belum lama ini.
“Pasca bencana 2024 tapi dibangun pertengahan 2025, baru saja diresmikan setelah hujan intensitas tinggi akhirnya ambruk juga TPT nya,” ujarnya.
Menurut Asep lokasi kejadian merupakan titik rawan longsor sebab kontur tanah yang labil serta kemiringan 90 derajat, ditambah dengan curah hujan yang sangat tinggi.
Akibat kejadian tersebut, jalan terdampak sehingga kendaraan diatur secara bergantian saat melintas titik longsor.
“Tetap berhati-hati untuk pengendara yang melintas,” ujarnya.
Asep menyatakan titik longsor berada di ruas jalan provinsi, ketika mendapat laporan dari Dinas Binamarga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat langsung merespons. @andri