VISI.NEWS | SAO PAULO – Sebuah tragedi memilukan mengguncang Brazil ketika sebuah pesawat berpenumpang 62 orang jatuh di kawasan permukiman kota Vinhedo, negara bagian Sao Paulo, pada Jumat (9/8/2024). Kecelakaan ini terjadi saat pesawat milik maskapai VoePass tengah menuju Bandara Internasional Guarulhos di Sao Paulo. Dari 62 orang yang berada di dalam pesawat, 58 di antaranya adalah penumpang, sementara 4 lainnya merupakan awak pesawat.
Kantor berita AFP melaporkan bahwa tidak ada korban yang selamat dalam insiden ini, mengutip keterangan dari pejabat setempat. Maskapai VoePass pun telah mengonfirmasi kabar duka tersebut, meskipun hingga saat ini penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian mengonfirmasi bahwa pesawat tersebut jatuh di kawasan permukiman kota Vinhedo, namun rincian lebih lanjut mengenai korban jiwa belum dirilis.
Presiden Brazil, Luiz Inácio Lula da Silva, yang saat itu tengah menghadiri sebuah acara di wilayah selatan Brazil, segera mengumumkan berita duka ini kepada khalayak. Dalam pidatonya, Presiden Lula meminta semua yang hadir untuk berdiri dan mengheningkan cipta selama satu menit sebagai tanda belasungkawa. Ia menyatakan bahwa semua penumpang dan awak pesawat tampaknya telah meninggal dunia, meskipun belum ada informasi lebih lanjut yang diberikan mengenai bagaimana ia memperoleh informasi tersebut.
Jaringan televisi Brazil, GloboNews, menayangkan rekaman mengerikan dari lokasi kejadian yang menunjukkan area permukiman yang terbakar hebat, dengan asap tebal mengepul dari badan pesawat yang hancur. Dalam rekaman lainnya, terlihat pesawat tersebut menukik tajam dan berputar-putar sebelum akhirnya jatuh dengan keras di tengah kawasan padat penduduk.
Saat ini, tim gabungan dari dinas pemadam kebakaran, polisi militer, dan otoritas pertahanan sipil telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut. Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan seluruh rakyat Brazil, yang kini menanti kepastian dan keadilan atas insiden yang merenggut nyawa puluhan orang tersebut.
@maulana