Update Corona 14 Juli: 78.572 Positif, 37.636 Sembuh, 3.710 Meninggal

Editor :
Petugas melakukan swab test atau tes usap di Gedung Universitas Islam Negeri (UIN), Imam Bonjol Padang, Sumatra Barat, Kamis (11/6/2020)./antara/muhammad arif pribadi.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah sebanyak 1.591 orang pada Selasa (14/7) sehingga total menjadi 78.572 orang. Dari jumlah tersebut, 37.636 orang di antaranya telah sembuh dan 3.710 orang meninggal dunia.

Angka tersebut dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 selama 24 jam hingga pukul 12.00 WIB siang ini.

“Kita mendapatkan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 1.591 orang sehingga totalnya kini kita mencapai 78.572 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (14/7).

Selain kasus positif, pasien sembuh pada hari ini bertambah 947 orang, sementara yang meninggal bertambah 54 orang.

Yurianto menegaskan bahwa penularan virus corona masih terus terjadi. Masyarakat diminta tetap mematuhi protokol kesehatan saat berkegiatan di luar rumah.

Protokol kesehatan yang dimaksud antara lain senantiasa memakai masker, menjauhi keramaian, dan rajin mencuci tangan. Dia berharap masyarakat tidak abai terhadap protokol kesehatan agar laju penularan virus corona benar-benar bisa ditekan.

Yurianto juga menyarankan masyarakat untuk menyertakan sirkulasi udara baik di ruangan yang digunakan untuk beraktivitas. Dia juga mengimbau agar jendela dibuka setiap pagi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga memberikan informasi bahwa mikro droplet virus corona bisa bertahan di udara. Tingkat penularan bisa semakin tinggi andai masyarakat tidak memakai masker.

“Kami telah berbicara tentang kemungkinan penyebaran lewat udara dan transmisi aerosol (partikel padat yang ada di udara maupun tetesan cairan) sebagai salah satu mode penyebaran virus,” ujar epidemolog penyakit menular Maria Van Kerkove kepada program darurat kesehatan WHO.

Sementara anggota Tim Pakar Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 I Gusti Ngurah Kade Mahardika menyatakan penyebaran virus corona lewat udara disebabkan oleh mikro droplet yang bertahan di udara. Ia mengatakan penyebaran virus corona melalui udara itu berpotensi terjadi di ruangan tertutup.

Baca Juga :  Mantan Menteri Kehakiman RI Mochtar Kusumaatmadja Wafat

“Secara ilmu virologi ini bukan true aerosol, kalau yang disebut dengan true aerosol itu menular bersama aliran angin dan udara, ke mana arah udara, ke sanalah kemudian penyakit itu berjangkit,” kata dia dalam diskusi di Graha BNPB, Jumat (10/7). @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kadishub: Sumber Penghasilan Angkot itu dari Anak Sekolahan

Sel Jul 14 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Mengenai sumber penghasilan Angkutan Kota itu terutama Angkot Online, dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, H. Zeis Zulqawa, itu lebih banyak dari anak-anak sekolahan. Jadi selama Pandemi Covid-19, dikemukakannya, jelas sangat di berpengaruh sekali. Untuk itu, dia terpaksa menghentikan aktivitas Angkot Online sampai masa pandemi berahir. […]