Search
Close this search box.

Utang Pemerintah Naik Jadi Rp 8.338 Triliun

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARAT – Pada akhir April 2024, utang pemerintah Indonesia mencapai Rp 8.338,43 triliun, naik sebesar Rp 76,33 triliun dibandingkan posisi bulan sebelumnya yang senilai Rp 8.262,10 triliun. Posisi utang tersebut setara dengan 38,64% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

“Ditinjau dari posisi utang pemerintah yang outstanding, jumlah utang pemerintah per akhir April 2024 adalah sebesar Rp 8.338,43 triliun,” tulis Kementerian Keuangan dalam Buku APBN KiTA, dikutip Kamis (30/5/2024).

Mayoritas utang pemerintah berasal dari dalam negeri dengan proporsi 71,18%, sejalan dengan kebijakan umum pembiayaan utang yang mengoptimalkan sumber pembiayaan dalam negeri dan memanfaatkan utang luar negeri sebagai pelengkap31. Berdasarkan instrumennya, komposisi utang pemerintah sebagian besar berupa Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai 87,94%.

Pemerintah telah menarik utang baru sebesar Rp 71,1 triliun hingga April 2024 untuk pembiayaan anggaran4. Total pembiayaan anggaran hingga April tercatat turun tajam dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 244,2 triliun.

Pemerintah konsisten mengelola utang secara cermat dan terukur dengan menjaga risiko suku bunga, mata uang, likuiditas, dan jatuh tempo yang optimal12. Rasio utang pemerintah hingga April 2024 yang mencapai 38,64% masih terjaga di bawah batas aman 60% PDB sesuai UU No. 17/2003 tentang Keuangan Negara.

Per akhir April 2024, profil jatuh tempo utang pemerintah terhitung cukup aman dengan rata-rata tertimbang jatuh tempo (average time maturity /ATM) pada 8 tahun.

@shintadewip

Baca Berita Menarik Lainnya :