VISI.NEWS – Dalam sepekan ini, warga Garut dihebohkan dengan beredarnya video pembacokan yang terjadi pada siang hari. Peristiwa pembacokan disebut-sebut terjadi di kawasan Kampung Gunungwayang yang masuk wilayah Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Korban pembacokan itu adalah seorang sopir elf jurusan Bungbulang-Garut. Pada awalnya muncul dugaan bahwa korban dibacok oleh kelompok begal yang sebelumnya mencegat dan menghentikan kendaraan yang dikemudikan korban di tengah jalan.
Dalam video terlihat, sebelum terjadi pembacokan, sempat terjadi aksi adu mulut antara korban dan pelaku pembacokan. Tak lama kemudian sejumlah rekan pelaku berdatangan dan terjadilah aksi pembacokan.
Akan tetapi korban masih terlihat tenang malah sempat berusaha mencegah pelaku yang ingin membacok rekannya yang diduga sebagai kernet.
Dalam video yang diduga diambil gambarnya oleh salah seorang penumpang di dalam elf, juga terlihat ada dua orang yang saat itu membawa senjata tajam jenis golok dan celurit dari kelompok pelaku.
Aksi pembacokan dilakukan pelaku yang membawa golok sebanyak dua kali dan salah seorang rekan pelaku juga sempat mengalungkan celurit yang dipegangnya ke badan korban.
Pembacokan dilakukan oleh orang yang pertama kali terlibat adu mulut dengan korban. Pelaku terlihat mengenakan jaket kulit warna hitam dengan baju batik di bagian dalamnya.
Bukan hanya video aksi pembacokan yang beredar di medsos, tetapi foto korban yang tengah menjalani pengobatan pun sama. Foto diunggah oleh pemilik akun facebook Satria Kandang Wesi itu di antaranya memperlihatkan kondisi luka yang dialami korban di bagian kepala akibat bacokan.
Dalam unggahannya, pemilik akun juga menyebutkan jika korban merupakan sopir elf jurusan Bungbulang-Garut bernama Mang Uya. Keterangan yang sama juga diungkapkan pemilik akun atasnama Shanty Mucle.
“Aksi pembacokan terjadi di jalanan sekitar Kampung Gunungwayang, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. Aksi tersebut terjadi pada Rabu tanggal 17 Juli 2020,” tulis pemilik akun lainnya.
Kasubbag Humas Polres Garut, Ipda Muslih Hidayat membenarkan adanya video yang beredar terkait peristiwa pembacokan yang diduga terjadi di kawasan Gunungwayang, Kecamatan Pakenjeng.
“Benar, ada peristiwa pembacokan yang diduga terjadi di wilayah Pakenjeng tepatnya sekitar Kampung Gunungwayang. Namun kami belum bisa memberikan keterangan lebih jauh karena saat ini masih dilakukan pengembangan penyelidikan atas kasus tersebut,” ujar Muslih.@zhr