Search
Close this search box.

Vito Antarkan Tim Merah Putih ke Final Piala Thomas 2022

Shesar Hiren Rhustavito mendapat pelukan hangat dari pelatih Irwansyah, usai menaklukkan pemain Jepang, Kodai Naraoka 21-17, 21-11, Sabtu (14/5/2022) dini hari WIB./visi.news/screenshot/zall

Bagikan :

VISI.NEWS/BANGKOK– shesar Hiren Rhustavito tampil sebagai penentu kemenangan tim Merah Putih dengan skor 3-2 atas Jepang, sekaligus mengantarkan tim Indonesia ke final Piala Thomas 2022, yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Thailand yang berakhir, Sabtu (14/5/2022) dini hari WIB.

Shesar Hiren Rhustavito merupakan kunci kemenangan bagi skuad Indonesia, setelah di partai kelima berhasil menaklukkan Kodai Naraoka dua set langsung 21-17, 21-11.

Para pahlawan bulutangkis Indonesia tampil gigih tanpa mengenal lelah, saat menghadapi jago-jago bulutangkis Jepang, yang juga bertarung mati-matian.

Kemenangan tim Indonesia diawali dengan Anthony Sinisuka Ginting yang turun di partai pertama pada nomor tunggal putra, tampil garang saat menghadapi Kento Momota.

Gim pertama, Anthoy Ginting tampil memukau dengan smes-smes tajam yang mampu mengumpulkan poin demi poin, sekaligus menyudahi set ini dengan 21-13.

Gim kedua, Kento Momota kembali bangkit untuk membalas kekalahan yang dideritanya pada gim pertama. Kento melancarkan tekanan bertubi-tubi, yang sempat merepotkan Anthony Ginting. Kento sukses menutup set kedua dengan 21-14.

Pada gim penentuan, Anthony Ginting tampil lebih sabar tidak terburu-buru melepaskan pukulan. Angka demi angka pun terus diraihnya.

Anthony Ginting yang sempat mengalami penurunan pada pertandingan sebelumnya, kini tampil lebih baik. Penempatan bola lebih akurat, dan menghasilkan poin. Anthony mengunci Set ini dengan 21-12. Indonesia memimpin 1-0.

Ahsan/Kevin

Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo juga memberikan andil luar biasa dengan menyumbangkan poin untuk Indonesia.

Ahsan/Kevin yang tampil kompak, harus berjuang keras saat meladeni juara dunia 2021, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Ahsan/Kevin merupakan pasangan baru, namun keduanya mampu memperlihatkan sebagai pemain profesional. Di laga ini harus berjuang keras, karena lawan yang dihadapinya sulit ditumbangkan.

Baca Juga :  Purbaya Sebut Gejolak Pasar Keuangan Hanya Sentimen Jangka Pendek

Berkat kegigihan dalam bertanding, Ahsan/Kevin berhasil mejungkalkan ganda putra Jepang peringkat 4 dunia, Hoki/Yugo melalui pertarungan tiga set 22-20, 8-21, 24-22. Kemenangan ini sekaligus menyumbang poin menjadi 2-0.

Jonatan Christie

Dipartai ketiga, tunggal putra Indonesia Jonatan Christie harus mengakui ketangguhan pemain Jepang, Kenta Nishimoto dua gim langsung 20-22, 13-21.

Ini adalah kekalahan pertama Jojo di Piala Thomas 2022. Pada tiga laga sebelumnya, Jojo selalu menang kala melawan Singapura (fase grup), Thailand (fase grup), dan China (perempat final). Hasil ini membuat Jepang memperkecil ketertinggalan 1-2 dari Indonesia.

Jojo merupakan tunggal putra ranking 8 dunia, sebetulnya tampil baik dengan pukulan-pukulan khasnya, smes menyilang dan bola-bola panjang.

Namun Kenta Nishimoto yang menduduki peringkat 20, tampil ulet dan sanggup meladeni permainan Jojo melalui pukulan gledek dan permainan bola tipis di bibir net.

Jojo mulai tertekan dan sulit mengembangkan permainannya, baik set pertama maupun gim kedua. Jojo jauh tertinggal dalam perolehan angka, dan harus akhirnya harus mengakui ketangguhan Kenta Nishimoto.

Pelatih tunggal putra Indonesia, Irwansyah, mengungkapkan, Jojo kalah karena bermain dalam suasana tidak tenang dan menikmati laga.

“Seharusnya dia lebih nyaman karena posisi Indonesia sudah unggul 2-0. Namun karena tidak rileks, seluruh kemampuannya hilang,” kata Irwansyah.

“Permainannnya tidak keluar sama sekali. Mau apa saja jadi susah dan salah,” ujarnya menambahkan.

Fajar/Rian kalah

Partai keempat yang menampilkan nomor ganda putra antara pasangan Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian melawan Akira Koga/Yuta Watanabe, menyuguhkan permainan menarik dan menegangkan.

Kedua pasangan harus bertarung habis-habisan, karena hasil dari pertandingan ini sangat menentukan bagi Indonesia dan Jepang.

Fajar/Rian bernafsu untuk mengunci kemenangan, sekaligus penentu lolosnya tim Indonesia ke final.

Baca Juga :  Lalu Sebut SE Mendikdasmen Solusi Jangka Pendek, Desak Hapus Kastanisasi Guru

Pun dengan Akira Koga/Yuta Watanabe, tampil ngotot untuk meraih kemenangan sekaligus membendung perjuangan Fajar/Rian.

Meski telah berjuang mati-matian dengan mengeluarkan seluruh kemampuannya, Fajar/Rian akhirnya harus mengakui ketangguhan pasangan Jepang, Akira Koga/Yuta Watanabe melalui pertarungan tiga gim 14-21, 21-13, 18-21.

Kekalahan Fajar/Alfian membuat Jepang menyamakan kedudukan menjadi 2-2, dan memaksa tim Indonesia dan Jepang harus berlanjut ke partai kelima, untuk menentukan siapa yang berhak lolos ke final Piala Thomas.

Keberuntungan akhirnya berpihak kepada skuad Indonesia, melalui Shesar Hiren Rhustavito yang sukses menaklukkan pemain tunggal putra Jepang, Kodai Naraoka 21-17, 21-11.@zall

Baca Berita Menarik Lainnya :