Warga Cileunyi Jadi Kurir, BNNP Jabar Gagalkan Pengiriman 3 Kg Sabu

Editor Barang bukti sabu yang berhasil disita aparat BNNP Jabar./visi.news/istimewa
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat berhasil menggagalkan peredaran sabu 3 kg. Selain menyita barang bukti diduga sabu, petugas pun berhasil mengamankan dua tersangka pengedar, 1 di antaranya warga Cileunyi yang berperan jadi kurir.

Ditangkapnya Ind (40) warga Cileunyi, tepatnya warga Kp. Cipondoh RT 04/RW 06 Desa Cinunuk, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung yang jadi pengendali kurir sabu tersebut jadi perbincangan sejumlah warga Kp. Cipondoh.

“Benar, Ind warga kami Kamis (20/8) pukul 11.00 ditangkap oleh aparat katanya terlibat peredaran sabu. Siapa yang menangkap dan dari aparat mana kami tak tahu. Begitu pula keterlibatan Ind dalam peredaran sabu tersebut,” kata Danang, Ketua RT 04/RW 06 Kp. Cipondoh Desa Cinunuk, Kamis (20/8) malam melalui telepun selulernya.

Menurut Danang, pihaknya telah koordinasi dan laporan ke Ketua RW 10 termasuk ke Bhabinkamtibmas Desa Cinunik, Aipda Heri Maryadi.

“Meski tinggal di Cipondoh, Ind itu warga Sukabumi,” terang Danang.

Sumber yang berhasil dihimpun, digagalkannya peredaran gelap narkotika di wilayah Jabar tersebut terjadi Kamis (20/8) pukul 09.30 WIB.

Pihak yang menggagalkan, BNNP Jabar. Tempat kejadian perkara (TKP) Terminal Baranangsiang, Jl. Manggis VI Kec. Bogor Timur, Kota Bogor. Saat itu, kurir pembawa sabu, Ed alias Bebeng (42) warga Cicurug Sukabumi. Berapa jam kemudian setelah dikembangkan ditangkap pula Ind di rumahnya Kp. Cipondoh, Desa Cinunuk.

Digagalkannya peredaran 3 kg sabu tersebut setelah Bidang Pemberantasan BNNP Jabar, Rabu (19/8) mendapat Informasi bahwa akan ada pengiriman narkotika jenis sabu Kamis (20/8) dengan menggunakan bus dari Terminal Baranangsiang Bogor ke wilayah Jabar.

Atas Informasi tersebut, Kepala BNNP Jabar, Brigjen Pol. Drs. Syufian Syarif, MH. memerintahkan Tim Pemberantasan BNNP Jabar dipimpin langsung Kabid Berantas BNNP Jabar AKBP Adri Irniadi untuk melakukan penyelidikan.

Baca Juga :  APBN Hanya Trigger Untuk Mendapatkan Pendanaan Riset Eksternal

Kemudian tim mendalami rencana target kirim barang tersebut ke Terminal Baranangsiang Bogor. Saat itu tim langsung menangkap Ed di Terminal Baranang siang berikut barang bukti sabu sebanyak 3 kg sabu bungkus teh cina warna kuning. Kemudian dari hasil pengembangan penyelidikan ditangkap pula Ind Permana alias Fer di TKP 2 di rumahnya Kp. Cipondoh RT 04/RW 06 Desa Cinunuk, Kec. Cileunyi, Kab.Bandung.

Selanjutnya kedua tersangka berikut barang buktinya dibawa ke Kantor BNNP Jabar guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.
Barang bukti yang disita saat ini, 3 bungkus besar plastik kemasan teh cina warna kuning, berisikan kristal bening, diduga narkotika golongan I jenis sabu dengan 3 kg, 2 unit HP yang digunakan pelaku.

Kabid Pemberantasan BNNP Jabar ketika berusaha dikonfirmasi via telepun selulernya terkait digagalkannya peredaran shabu ini, Kamis (20/8) HP-nya masih belum aktif. @yas/pih

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Khutbah Jumat: Refleksi Tahun Baru Islam 1442 Hijriah

Kam Agu 20 , 2020
Silahkan bagikanOleh Ustaz Sukron Ma’mun  MAASYIRAL muslimin rahimakumullah, bulan Zulhijah adalah bulan terakhir dalam sistem penanggalan Hijriah atau bulan kedua belas. Kita telah memasuki bulan baru dan tahun baru Hijriah, yakni bulan Muharram 1442 H. Oleh karenanya tidak ada salahnya kita terus melakukan muhasabah, yakni menghitung kedirian kita atau introspeksi […]