VISI.NEWS – Sebanyak 15 anak penyandang disabilitas ditempa untuk bisa mandiri di Yayasan Pelangi Hati Indonesia (YPHI) di Kampung Cikamuning, Desa Tagog Apu, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
“Mereka kami didik tidak hanya pelajaran akademis juga kemandirian. Alhamdulillah, rata-rata mengalami perkembangan yang baik,” ujar Mamah Koko, bendahara YPHI kepada VISI.NEWS, Minggu (15/8/2021).
Awal mula yayasan ini berdiri, katanya, hanya ada 10 anak berkebutuhan khusuk (ABK). Sejalan dengan perkembangan yayasan, kemudian bertambah menjadi 15 anak.
“Mungkin melihat perkembangan anak didik di sini rata-rata bertambah baik, maka semakin banyak orang tua yang menitipkan anaknya ke sini,” jelasnya.
Beberapa hari lalu, kata Mamah Koko, bahkan ada anak punk dari Soreang yang secara ekonomi kurang, orang tuanya datang ingin menitipkan anaknya di yayasan ini. “Namun, bukannya kami tidak mau menerima anaknya, tetapi kami keterbatasan SDM dan tempat, ” ungkapnya.
Tujuan dari didirikannya yayasan ini, kata Mamah Koko, memang agar anak lebih bisa lebih mandiri, lebih percaya diri, dikembangkan kemampuannya agar lebih maksimal.
Bagi pendiri yayasan sendiri, kata Mamah Koko tidak mudah mempertahankan eksistensinya. Terlebih dari mulai berdiri hingga sekarang benar-benar mengandalkan bantuan dari para donatur secara sukarela.
“Bahkan di awal berdiri, untuk tempatnya pun masih numpang dari donatur yang tidak mau disebutkan namanya” ungkap Mamah Koko.
Sampai sekarang, katanya, meski belum ada bantuan dari pemerintah yayasan ini tetap eksis dan berkembang. Semangat untuk menjadikan mereka mandirilah yang mendorong para pengelola yayasan tak hentinya membina anak-anak ABK ini.
“Kami ingin anak ini lebih mengembangkan potensi yang ada, Walaupun mereka ABK, tapi kan minimal bisa mempunyai satu kelebihan tersendiri serta kemampuannya iti bisa ditingkatkan, ” lanjutnya.
Bahkan, karenakan YPHI ini terletak di alam terbuka, para ABK ini diajarkan juga cara bercocok tanam yang baik. Selain bercocok tanam, ia pun mengatakan, para ABK juga diajari cara berolah raga, memberi pakan ikan, memberi pakan ayam, membaca, dll.
Namun tidak memungkiri kalau pemerintah mau mengulurkan tangan dan ia berharap bisa berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait kedepannya.@alfa