VISI.NEWS | SIDNEY – Pada pernikahan Perdana Menteri Anthony Albanese dan Jodie Haydon, bir kustom dengan desain khusus untuk pasangan tersebut menjadi hal yang menarik perhatian. Ini menjadi pertama kalinya bagi pabrik bir Willie the Boatman dari Sydney untuk membuat bir dalam kaleng khusus untuk acara pernikahan, tetapi tren ini semakin berkembang di Australia.
Pat McInerney, pendiri Willie the Boatman, dilansir dari The Guardian, Rabu (3/12/2025), mengatakan bahwa pada awalnya ia tidak pernah membayangkan akan terlibat dalam pernikahan perdana menteri. “Sebelum menjadi perdana menteri, dia adalah pelanggan biasa kami,” kata McInerney. “Dia benar-benar menikmati datang ke sini dan selalu diterima dengan hangat.”
Kini, McInerney menyatakan bahwa ketika Albanese mengunjungi pabrik birnya di St Peters tahun ini, dia menawarkan untuk membuat kaleng bir pale ale dengan desain wajah Albanese dan istrinya, Jodie Haydon. “Saya tertawa sekarang karena, sejujurnya, saya pikir saya hanya membantu teman saya dan saya sangat terkejut dengan perhatian yang diberikan,” lanjutnya.
Albanese membayar 16 kardus bir tersebut, meskipun bukan bir Albo Pale Ale yang sangat populer, karena bir tersebut sudah habis terjual. Sebagai gantinya, McInerney menyediakan bir pale ale lain dari Willie the Boatman.
Menurut McInerney, Albanese menghubunginya setelah acara dan mengatakan betapa dia sangat menyukai kaleng bir tersebut. “Seharusnya saya menyimpan satu bungkus, tapi saya terlalu sibuk untuk bersulang untuk kesehatan mereka,” ujar McInerney.
Meskipun ini adalah pertama kalinya Willie the Boatman membuat kaleng bir khusus untuk pernikahan, minuman kustom dan personalisasi untuk acara pernikahan kini menjadi tren yang semakin berkembang di Australia.
Darcy Allen, mantan perencana pernikahan dan kini manajer umum layanan penyedia vendor Easy Weddings, mengatakan bahwa dia melihat peningkatan jumlah pasangan yang memilih menawarkan minuman kustom di pernikahan mereka. “Selama beberapa tahun terakhir, semua orang berusaha menciptakan pengalaman unik untuk tamu mereka,” kata Allen.
Pasangan sering kali memilih untuk menciptakan minuman khas mereka sendiri, salah satunya dengan menawarkan koktail yang diberi nama sesuai dengan mereka atau hewan peliharaan mereka. Selain itu, “white labeling” botol anggur atau kaleng bir untuk acara juga semakin populer, meskipun lebih sering digunakan sebagai hadiah ketimbang minuman yang disajikan langsung pada hari pernikahan.
Pembuatan bir baru untuk hari pernikahan, meskipun lebih jarang dan lebih mahal, kini semakin populer. Allen mengatakan bahwa pembuatan bir kustom cukup mudah dilakukan, mengingat banyaknya pabrik bir lokal yang siap menerima pesanan seperti itu.
Michael Chiem, pemilik bar koktail PS40 di Sydney, meluncurkan sebuah van koktail mobile yang dapat digunakan untuk pernikahan dan acara lainnya. Di van tersebut, timnya menyajikan menu koktail yang disesuaikan dengan keinginan pasangan pengantin.
Selain itu, beberapa tempat penyulingan dan pembuat anggur juga menawarkan layanan pembuatan botol minuman kustom untuk pernikahan. Rachel Stone, manajer umum distileri Archie Rose, menyatakan bahwa mereka menciptakan botol spirit kustom untuk “ratusan pernikahan setiap tahun”. Mereka juga membantu dalam beberapa lamaran pernikahan yang spesial dengan membuat gin atau whisky yang disesuaikan dengan tema acara.
Sementara itu, perusahaan Australia White Label Brewing juga semakin banyak menerima pesanan untuk membuat kaleng bir kustom pernikahan. Pemiliknya, Ashley Dionysius, mengatakan bahwa meskipun sebagian besar pelanggannya untuk acara perusahaan atau olahraga, pesanan untuk pernikahan juga semakin banyak.
“Penghalang utama adalah beberapa tempat tradisional yang memiliki pembatasan terhadap makanan dan minuman luar, tetapi semakin banyak orang yang meninggalkan tempat tradisional, jadi ini semakin berkembang,” ujar Dionysius.
@uli