VISI.NEWS | BANDUNG – Rumor mengenai kemungkinan Pep Guardiola meninggalkan Manchester City di akhir musim 2025/2026 memunculkan perhatian besar di sepak bola Inggris. Kabar tersebut bahkan ikut membayangi persaingan gelar Liga Inggris yang masih berlangsung sengit antara Manchester City dan Arsenal.
Isu kepergian Guardiola pertama kali ramai diberitakan sejumlah media besar Inggris seperti BBC, Sky Sports, Telegraph, dan The Athletic pada Selasa (19/5/2026) dini hari WIB. Kabar itu muncul bertepatan dengan pertandingan Arsenal melawan Burnley yang berakhir kemenangan bagi tim asuhan Mikel Arteta.
Sebelum rumor tersebut semakin meluas, Guardiola sebenarnya sudah sempat ditanya awak media dalam konferensi pers jelang pertandingan Manchester City kontra Bournemouth. Namun pelatih asal Spanyol itu memilih tidak memberikan jawaban terkait masa depannya di Etihad Stadium.
Situasi itu membuat spekulasi semakin berkembang, apalagi Guardiola kini hanya memiliki sisa kontrak satu musim bersama Manchester City. Sejak datang pada 2016, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich tersebut telah membawa City menjadi salah satu kekuatan dominan di sepak bola Eropa dengan koleksi banyak trofi domestik maupun internasional.
Di tengah derasnya rumor, Mikel Arteta turut dimintai tanggapan setelah Arsenal mengalahkan Burnley. Arteta yang pernah menjadi asisten Guardiola di Manchester City memilih memberikan jawaban hati hati.
“Saya tidak bisa berkomentar. Kita baru bisa membahas hal itu pada hari dia memutuskan bertahan atau pergi,” kata Arteta dalam keterangannya dikutip, Selasa (19/5/2026).
Pernyataan itu menunjukkan Arteta enggan terjebak dalam spekulasi yang belum memiliki kepastian resmi. Namun rumor tersebut tetap berpotensi memengaruhi situasi persaingan gelar Liga Inggris musim ini.
Saat ini Manchester City masih berusaha mengejar Arsenal dalam perebutan posisi puncak klasemen. The Citizens tertinggal lima poin dengan dua pertandingan tersisa. Jika rumor kepergian Guardiola benar terjadi, situasi tersebut bisa menjadi motivasi tambahan bagi skuad City untuk menutup musim dengan gelar juara.
Di sisi lain, Arsenal juga menghadapi tekanan besar karena harus menjaga konsistensi dalam dua laga terakhir, termasuk pertandingan penting melawan Crystal Palace akhir pekan nanti.
Kondisi ini membuat rumor masa depan Guardiola bukan sekadar isu pelatih, tetapi juga menjadi faktor psikologis yang dapat memengaruhi persaingan juara Liga Inggris hingga akhir musim. @desi