Bagikan Postingan Paslon di FB, Kasatpol PP Kabupaten Tasikmalaya Diperiksa Bawaslu

Editor :
Ilustrasi/visi-news.com/istimewa.

Silahkan bagikan

VISI-NEWS.COM – Diduga melanggar netralitas ASN, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat diperiksa Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (14/12/2020).

Terduga berinisial IRS diduga kuat melakukan pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Khoerun Nasichin mengatakan, kasus itu telah memenuhi unsur formal dan materil perkara. Saat ini, pihaknya masih harus meminta klarifikasi kepada yang bersangkutan.

Kasus ini merupakan hasil temuan Bawaslu bahwa terduga yang merupakan Kasatpol PP melakukan ajakan memilih salah satu pasangan calon dalam Pilkada Kabupaten Tasikmalaya.

“Masih dilakukan klarifikasi. Ada waktu lima hari bagi Bawaslu untuk mendalami kasus itu bersama polisi dan jaksa karena sudah masuk ranah sentra gakkumdu,” kata Khoerun kepada VISI-NEWS.COM, Senin (14/12/2020)

Menurut dia, terduga yang menjabat sebagai Kasatpol PP Kabupaten Tasikmalaya telah membagikan postingan dari akun Ade Sugianto. Postingan itu berisi tata cara mencoblos dalam pemungutan suara, dengan gambar pasangan nomor 2 yang sudah tercoblos. 

“Kita tak tahu akun itu (Ade Sugianto) benar atau tidak. Di postingan itu ada tata cara memilih dengan contoh yang dicoblos nomor 2. Dia share ulang di facebook,” kata Khoerun.

Diketahui, Ade Sugianto merupakan salah satu calon bupati Tasikmalaya dalam Pilkada Serentak 2020 dengan nomor urut 2. Ade juga merupakan calon petahana yang berpasangan dengan Cecep Nurul Yakin dalam kontestasi pilkada.

Saat ini pihaknya masih terus melakukan penelusuran. Sebab, kasus itu masuk dalam ranah pidana sehingga penanganannya harus hati-hati.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Tasikmalaya, Iwan Ridwan tidak menampik atas tindakannya itu. Dia mengakui telah membagikan ulang ajakan memilih itu. Namun, ia mengaku tak tahu hal itu melanggar ketentuan.

Baca Juga :  Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Anggota JI di Bogor

“Iya saya yang posting. Tidak sadar,” katanya pada VISI-NEWS.COM. @arn

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

HIDAYAH: Selama Pandemi, 204 Orang Jadi Mualaf di Dua Distrik Brunei Darussalam

Sen Des 14 , 2020
Silahkan bagikanVISI-NEWS.COM – Dua kakak beradik, Mexwell anak Nyabang (14 tahun) dan Anisah anak Nyabang (17 tahun) memutuskan memeluk Islam melalui upacara konversi di kediaman Haji Mohammad Isa bin Haji Marsidi di Kampong Keriam, Brunei Darussalam pada akhir September lalu. Mengutip republika.co.id dari Borneo Bulletin, Selasa (13/10/2020), Menteri Pembangunan Dato […]