VISI.NEWS | BANDUNG – Kekalahan Persija Jakarta dari Persib Bandung dalam laga El Clasico Indonesia pekan ke 32 Super League 2025/2026 tidak hanya meninggalkan cerita di lapangan. Setelah Persija takluk 1-2 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026), reaksi publik justru meluas ke media sosial melalui meme “Cacing Kemayoran” yang ramai berseliweran.
Fenomena ini memperlihatkan bagaimana rivalitas Persija dan Persib bekerja dalam dua arena sekaligus. Di lapangan, Persib membawa pulang kemenangan penting. Di ruang digital, para netizen menjadikan hasil pertandingan sebagai bahan candaan, sindiran, dan perang meme yang cepat menyebar di berbagai platform.
Kata kunci Persija vs Persib, meme Cacing Kemayoran, hingga spanduk ‘Kalah Jadi Cacing, Menang Jadi Naga’ langsung menjadi perbincangan setelah pertandingan. Spanduk itu awalnya dibentangkan suporter Persija untuk membakar semangat pemain sebelum laga dimulai.
Tulisan besar ‘KALAH JADI CACING, MENANG JADI NAGA!’ menjadi sorotan kamera dan dengan cepat menyebar di media sosial. Namun, situasi berubah ketika Persija gagal mengalahkan Persib. Pesan yang semula dimaksudkan sebagai penyemangat justru berbalik menjadi bahan olok olok rival suporter.
“Macan Kemayoran sekarang jadi Cacing Kemayoran,” tulis salah satu akun media sosial yang viral setelah pertandingan.
Tidak sedikit netizen kemudian mengedit logo, foto pemain, hingga membuat berbagai meme bertema ‘Cacing Kemayoran’. Tagar terkait Persija vs Persib pun sempat ramai karena banyaknya unggahan bernada sindiran dan candaan.
Dalam konteks sepak bola Indonesia, fenomena ini bukan hal baru. Pertandingan besar kerap melahirkan ekspresi digital, terutama ketika hasil laga menyentuh gengsi klub dan suporter. Namun, istilah ‘Cacing Kemayoran’ menjadi sangat menonjol karena muncul dari narasi spanduk yang sebelumnya dibuat oleh kubu Persija sendiri.
“Spanduknya terlalu percaya diri, akhirnya malah jadi bahan meme,” tulis komentar netizen lainnya di akun Instagram timnas.indonesia.
Bagi Persija, kekalahan ini menambah tekanan di akhir musim. Suporter menilai hasil tersebut sebagai pukulan telak karena terjadi dalam laga sebesar El Clasico Indonesia. Sebaliknya, kemenangan Persib membuat atmosfer pendukung Maung Bandung semakin bergairah dalam perburuan gelar.
Hasil tersebut juga membuat peluang juara Persib semakin terbuka. Perebutan gelar Super League 2025/2026 disebut kini hanya tersisa antara Persib dan Borneo FC. Di tengah situasi itu, meme di TikTok, Instagram, Facebook, hingga X atau Twitter terus bermunculan, menegaskan bahwa rivalitas Persija dan Persib selalu hidup jauh melampaui peluit akhir pertandingan. @desi