Bantu Siswa Belajar Daring, Pemdes Panjiwangi Bangun Ruang Belajar

Editor Sejumlah siswa tengah beljar daring dengan memanfaatkan sarana ruang belajar publik serta jaringan WIFI gratis yang disediakan pihak Pemerintahan Desa Panjiwangi, Kecamatan Tarogongkaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat./visi.news/zaahwan aries.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pelaksanaan belajar sistem daring (dalam jaringan, red.) selama ini masih terbentur kendala akibat berbagai keterbatasan. Untuk mengatasinya, tentu diperlukan kepedulian berbagai pihak .

Seperti yang terjadi di Kabupaten Garut, saat ini belum semua siswa bisa mengikuti kegiatan belajar daring dengan lancar. Selain akibat kondisi perekonomian orangtua siswa yang kesulitan menyediakan kuota, juga akibat kondisi geografis yang menyebabkan tidak semua tempat bisa terjangkau jaringan internet.

Beruntung, kendala yang terjadi selama ini bisa diatasi dengan adanya partisipasi atau kepedulian dari berbagai kalangan demi mensukseskan program belajar daring. Seperti yang dilakukan pihak Pemeritahan Desa Panjiwangi, Kecamatan Tarogongkaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang telah membangun ruang belajar publik.

Sarana ini sengaja dibuat pihak pemerintah desa setempat agar masyarakat khususnya siswa bisa belajar secara daring sehingga ruang belajar publik itu pun dilengkapi dengan jaringan WIFI gratis.

“Saat ini di desa kami ini masih banyak siswa yang terkendala untuk melakukan pembelajaran daring. Hal ini akibat terjadinya keterbatasan untuk mengakses internet karena orang tua mereka tak punya biaya untuk membeli kuota,” kata Kepala Desa Panjiwangi, Asep Djuanda, Selasa (18/8).

Dikatakanya, selain itu kendala juga terjadi akibat masih ada sejumlah lokasi yang belum terjangkau jaringan internet. Hal ini diakibatkan letak geografis desa tersebut yang cukup terpencil dan berada di kawasan kaki Gunung Guntur.

Menurut Asep, untuk kelancaran para siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar secara daring, pihaknya memutuskan untuk membangun ruang belajar publik. Ruang belajar yang dimaksud berupa empat buah gazebo yang dilengkapi dengan jaringan WIFI gratis.

“Di desa kami ini terdapat delapan RW. Dengan keberadaan empat gazebo di lingkungan kantor desa ini kami rasa bisa mencukupi kebutuhan tempat belajar siswa dengan asumsi satu gazebo untuk dua RW dengan sistem jadwal belajar bergantian,” ucapnya.

Baca Juga :  AKP Sungkowo : Institusi Strategis Ada Disini, Jaga Kondusifitas Baleendah

Ke depannya, tambah Asep, tak menutup kemungkinan pihaknya akan kembali membangun gazebo untuk ruang belajar publik sehingga jumlahnya kian banyak. Namun terlebih dahulu akan dilihat seberapa besar minat masyarakat terutama para pelajar dalam pemanfaatan sarana tersebut.

Asep menyampaikan, untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan jaringan internet kepada hal-hal yang bersifat negatif, petugas Babinsa dan Babinkamtibmas terus melakukan pengawasan. Hal ini juga untuk memastikan bahwa mereka yang menggunakan fasilitas ruang belajar publik itu juga tetap menerapkan protokol kesehatan terkait dengan upaya pencegahan Covid-19.

Diharapkannya, dengan keberadaan ruang belajar publik ini, para siswa di desanya bisa tetap mengikuti kegiatan belajar selama belajar tatap muka belum bisa dilaksanakan. Menurutnya, sangat disayangkan jika anak-anak yang merupakan aset bangsa yang sangat berharga ini sampai tidak bisa belajar hanya karena pandemi Covid-19.

“Anak-anak itu kan merupakan aset bangsa yang sangat berharga dan harus dijaga. Kalau sampai mereka tidak bisa belajar karena pandemi Covid-19, ini tentu sangat disayangkan,” ucap Asep. @zhr

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Menelusuri Jejak Langkah Hijrah Rasulullah Saw. (2)

Sel Agu 18 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Beberapa tahun kemudian datang kembali yaitu Suku Aus dan Khazraj dari Madinah menuju Mekah untuk naik haji. Mereka menemui Rasulullah dan mengajaknya agar berhijrah ke Madinah. Suku Aus dan Khazraj memiliki niat baik dengan menemui Rasulullah yakni mereka siap untuk membela dan melindungi Nabi serta pengikutnya. Peristiwa […]