VISI.NEWS | BANDUNG – Perjalanan Boca Juniors ke Guayaquil berubah menjadi malam penuh tekanan setelah mereka kalah 1-0 dari Barcelona pada lanjutan fase grup Copa Libertadores. Kekalahan itu bukan hanya menggagalkan peluang Boca menutup pekan sebagai pemuncak Grup D, tetapi juga diwarnai cedera serius Leandro Brey dan kartu merah Santiago Ascacibar.
Pertandingan berlangsung dalam kondisi lapangan yang sulit akibat banyak genangan air. Meski demikian, Boca tetap mampu menciptakan sejumlah peluang sejak awal laga. Namun peluang demi peluang gagal dikonversi menjadi gol.
“Ketika kami menciptakan peluang dan tidak bisa memanfaatkannya, itu benar benar membuat kami frustrasi . Kami memiliki kesempatan dan tidak bisa memanfaatkannya, meskipun lapangan sulit dan ada kartu merah. Kami menciptakan peluang dan sayangnya, bola tidak mau masuk; itulah yang paling menyakitkan,” analisis Ubeda, yang tampak kesal .
Situasi Boca semakin rumit setelah Leandro Brey mengalami cedera pada babak pertama dan harus ditandu keluar lapangan. Cedera itu disebut berpotensi membuatnya absen hingga akhir musim, termasuk dua laga Libertadores tersisa dan final Turnamen Apertura.
Masalah lain datang ketika Santiago Ascacibar mendapat kartu merah usai menendang kepala lawan di babak pertama. Kondisi tersebut membuat Boca bermain dengan sepuluh orang selama lebih dari sepuluh menit sebelum Barcelona juga kehilangan pemain akibat kartu merah Milton Céliz.
“ Pengusiran Ascacibar sudah tepat, saya tidak punya keluhan , sama seperti kartu merah pemain mereka,” kata Ubeda.
Meski bermain dengan jumlah pemain seimbang pada babak kedua, Boca tetap gagal memanfaatkan momentum. Sang pelatih mengakui timnya kesulitan beradaptasi dengan kondisi lapangan.
“Kami sudah tahu sebelumnya bahwa kondisi lapangan tidak akan ideal; banyak genangan air dan tidak memungkinkan untuk bermain bagus di lapangan seperti itu ,” aku sang pelatih.
Setelah pertandingan, Boca kini harus menunggu hasil laga Universidad Católica melawan Cruzeiro untuk mengetahui posisi mereka di klasemen Grup D. Meski sementara masih berada di posisi teratas dengan enam poin, mereka dipastikan tidak bisa mempertahankan posisi tersebut karena dua pesaingnya memiliki jumlah poin yang sama.
Skuad Boca dijadwalkan kembali ke Buenos Aires pada Rabu (6/5/2026) pagi sebelum mempersiapkan laga babak 16 besar Apertura melawan Huracán. Tanpa banyak waktu untuk meratapi kekalahan, Boca juga harus segera memulihkan mental tim demi menjaga peluang di Copa Libertadores. @desi