VISI.NEWS | BANDUNG – Boca Juniors gagal memanfaatkan laga kandang setelah hanya bermain imbang 1 1 melawan Cruzeiro pada pertandingan kelima Grup D Copa Libertadores di Stadion La Bombonera, Selasa malam waktu setempat. Hasil ini membuat peluang klub asal Argentina tersebut menuju babak 16 besar belum aman dan harus ditentukan pada laga terakhir fase grup.
Tim asuhan Claudio Ubeda sebenarnya tampil dominan sejak awal pertandingan. Boca Juniors berhasil membuka keunggulan pada menit ke 15 melalui Miguel Merentiel yang menyambar umpan hasil eksekusi tendangan bebas Leandro Paredes.
Namun, keunggulan itu gagal dipertahankan. Cruzeiro tampil lebih agresif pada babak kedua dan mampu menyamakan kedudukan lewat gol Fágner setelah memanfaatkan umpan silang Bruno dari sisi kiri pertahanan Boca.
Situasi sempat menguntungkan Boca setelah pemain Cruzeiro, Gerson, mendapat kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Leandro Paredes. Meski unggul jumlah pemain, Boca tetap gagal mengamankan kemenangan. Gol kedua Miguel Merentiel di akhir laga bahkan dianulir VAR karena handsball lebih dulu oleh Milton Delgado.
Hasil imbang ini membuat persaingan Grup D semakin ketat. Berdasarkan klasemen sementara, Universidad Católica dan Cruzeiro memimpin dengan tujuh poin, sedangkan Boca Juniors berada di posisi ketiga dengan enam poin.
Kondisi tersebut membuat laga terakhir melawan Universidad Católica di La Bombonera menjadi penentu nasib Boca Juniors di Copa Libertadores musim ini. Tekanan terhadap Boca semakin besar karena klub berjuluk Xeneize itu dituntut menjaga tradisi sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Amerika Selatan. @desi