VISI.NEWS | BANDUNG – Arsenal resmi mengunci gelar juara Liga Inggris 2025 sampai 2026 setelah Manchester City gagal meraih kemenangan saat menghadapi Bournemouth. Pada laga pekan ke 37 di Stadion Vitality, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB, Manchester City hanya mampu bermain imbang 1 1 sehingga tidak lagi mampu mengejar perolehan poin Arsenal di puncak klasemen.
Hasil tersebut menandai berakhirnya dominasi Manchester City sekaligus membawa Arsenal meraih gelar Liga Inggris ke 14 dalam sejarah klub. Kepastian juara hadir meski Arsenal tidak bermain, memperlihatkan bagaimana konsistensi mereka sepanjang musim berhasil memberi tekanan besar kepada rival rivalnya.
Manchester City sebenarnya tampil dominan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Pep Guardiola menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang melalui Jeremy Doku hingga Bernardo Silva. Namun Bournemouth justru mampu memanfaatkan serangan balik efektif untuk membuka keunggulan.
Gol Junior Kroupi pada menit ke 39 menjadi kejutan besar bagi City. Penyerang muda Bournemouth itu sukses memaksimalkan umpan Adrien Truffert dan membawa tuan rumah unggul hingga turun minum.
Pada babak kedua, City terus menekan demi menjaga peluang juara tetap hidup. Namun rapatnya pertahanan Bournemouth dan penampilan gemilang Djordje Petrovic membuat The Citizens frustrasi sepanjang laga.
Erling Haaland akhirnya mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke 90+5 melalui kemelut di depan gawang Bournemouth. Meski demikian, gol telat tersebut tidak cukup menyelamatkan peluang City mempertahankan gelar.
Hasil imbang membuat Manchester City tertinggal empat poin dari Arsenal dengan hanya tersisa satu pertandingan musim ini. Situasi itu memastikan Arsenal tidak lagi terkejar dan resmi menjadi kampiun Liga Inggris.
Bagi Arsenal, gelar ini menjadi simbol keberhasilan proyek pembangunan tim yang dijalankan dalam beberapa musim terakhir. Konsistensi permainan serta kemampuan menjaga performa di tengah tekanan menjadi faktor penting keberhasilan Meriam London musim ini.
Sementara bagi Bournemouth, tambahan satu poin memastikan mereka menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan. Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan kemampuan tim asuhan Andoni Iraola bersaing melawan klub besar Inggris. @desi