Search
Close this search box.

Bupati Dadang Supriatna Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2021

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna saat Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2021 di Dome, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (5/5/2021). /visi.news/alfa fadillah

Bagikan :

  • Pesan Bupati: Laksanakan poenegakan hukum secara profesional dan proporsional dan bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran humum agar tidak menimbulkan gangguan Kamtibmas.

VISI.NEWS – Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menghimbau warga Kabupaten Bandung untuk tidak mudik kecuali satu kecamatan atau satu kabupaten. Sedangkan untuk tarawih dan perayaan Idul Fitri bisa dilakukan secara persuasif.

“Jaman 4.0 ini segala sesuatu bisa melalui video call, daring dan lain-lain. Khusu di Kabupaten Bandung bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah atau Forkompimda kita sepakat agar jangan muncul lagi Covid-19. Kabupaten Bandung sekarang sudah kuning, dan di beberapa daerah sudah hijau dan mudah-mudahan segera terkendali,” ujar Dadang seusai memberikan pengarahan pada Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2021 di Dome, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (5/5/2021).

a85f69f8 ad10 4b7c bf28 50072b8b32d0
Pemasangan secara simbolik pita Operasi Ketupat Lodaya 2021. /visi.news/alfa fadillah

Apel dan pelepasan petugas ini diikuti 1.300 personil dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, Dinkes dll, yang terbagi dalam  delapan titik pos terpadu. “Untuk mencegah pemudik dari luar, pola jangan arogan dan tetap humanis. Petugas, bisa persuasif agar tidak terjadi gangguan kamtibmas,” ujarnya kepada wartawan.

Sementara itu, dalam sambutannya pada apel tersebut Bupati Dadang Supriatna mengatakan, Kabupaten Bandung masih berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19, khususnya tempat keramaian, pusat perbelanjaan, stasiun, terminal dan bandara, pelabuhan, tempat wisata dan lain.

5a2bf295 7881 470f b0e5 2c725b912cec
Sebanyak 1.300 personil dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, Dinkes dll mengikuti acara Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2021 yang dipimpin Bupati Bandung HM Dadang Supriatna di Dome, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (5/5/2021). /visi.news/alfa fadillah

Berkaitan dengan hal tersebut, kata Bupati, perlu adanya pengawasan ketat, terhadap protokol kesehatan di tempat tujuan mudik, sentra perekonomian dan keramaian, dengan memedomani surat telegram Kapolri No. SP/49/V/Operasional.2/2021 tentang Upaya Mencegah Terjadinya Peningkatan Covid-19 menjelang, pada saat dan pasca Idul Fitri 1442 Hijriah, sebagai berikut:

  1. Mendirikan posko terpadu bersama satgas Covid-19 dan stakeholder terkait dengan yang memberikan perlengkapan kesehatan, swab antigen dan ruang isolasi sementara di sentra-sentra ekonomi.
  2. Lakukan koordinasi dengan Satgaz Covid-19 dan pengelola gedung untuk membatasi jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas yang ada dan pastikan sistemnya, siapkan petugas untuk menghitung jumlah pengunjung yang masuk.
  3. Lakukan patroli gabungan secara periodik untuk memastikan tidak terjadi kerumunan di sentra perkonomian dan keramaian sekaligus melakukan himbauan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
  4. Untuk menghindari penumpukan pengunjung berlakukan one get system pada akses pintu masuk maupun keluar, lakukan koordinasi dengan pengelola untuk mendirikan posko di pusat perekonomian dan keramaian.
  5. Selanjutnya berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk melakukan swab antigen secara acak dan melakukan pembagian masker.
  6. Melakukan upaya untuk penegakan hukum protokol kesehatan dengan tim pemburu Covid-19.
  7. Lakukan penertiban kerumunan dengan memberikan sanksi berupa teguran berupa lisan, fisik, maupun denda administratif.
  8. Khusus untuk wilayah yang menerapkan PPKM Mikro, agar memperkuat peran dan fungsi PPKM Mikro seperti kewajiban untuk melapor bagi tamu, memastikan pelaksanaan isolasi mandiri bagi tamu, mengecek ketersediaan alat swab antigen dengan melaksanakan fungsi tiga “T” pada zona merah dan oranye, lakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk menutup tempat wisata dan tempat umum lainnya yang tidak esensial.
  9. Berikan bantuan sosial dengan menerapkan pemetaan sosio ekonomi masyarakat untuk daerah yang dijadikan sasaran mudik dan dukungan terhadap program vaksinasi masal.
Baca Juga :  Susunan Pemain PSM vs Bhayangkara FC dan Comeback

Beberapa hal yang perlu dipedomani untuk suksesnya Satgas Gabungan, dipesankan oleh Bupati berikut ini:

  1. Siapkan mental dan fisik, serta jaga kesehatan Niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah terhadap tuhan yang maha esa
  2. Lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat
  3. Tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
  4. Laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan layanan yang terbaik, lengkapi sapras dan perlengkapan perseorangan yang memadai serta lakukan penugasan anggota dengan good system.
  5. Laksanakan poenegakan hukum secara profesional dan proporsional dan bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran humum agar tidak menimbulkan gangguan Kamtibmas.
  6. Mantapkan kerjasama, sinergi dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi.
  7. Tetaplah menjadi teladan bagi keluarga, rekan dan masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan, mencegah penyebaran Covid-19 yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dapat menerapkan pola hidup sehat dan bersih.
  8. Pastikan pertugas onliner telah melaksanakan vaksinasi sebanyak dua kali.

@maf

Baca Berita Menarik Lainnya :