Search
Close this search box.

Bus Study Tour SMPN 2 Brangsong Alami Kecelakaan di Tol Cipali

Kondisi Bus rombongan study tour SMPN 2 Brangsong, Kendal, pasca terjadinya kecelakaan beruntun di Tol Cipali KM 88 wilayah Kalijati, Subang, Selasa (19/5/2026) dini hari./visi.news/PJR Tol Cipali.

Bagikan :

VISI.NEWS | SUBANG – Kecelakaan beruntun melibatkan bus rombongan study tour siswa SMPN 2 Brangsong, Kendal, Jawa Tengah, terjadi di ruas Tol Cipali Kilometer 88 wilayah Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (19/5/2026) dini hari. Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah penumpang mengalami luka ringan.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dan melibatkan tiga kendaraan, yakni bus pariwisata PO EJ 78 Trans bernomor polisi K 7064 OE, sebuah truk boks, dan truk tangki Pertamina.

Bus tersebut membawa 35 siswa kelas IX, dua guru pendamping, serta awak bus. Rombongan sedang melakukan perjalanan study tour menuju Jakarta dan Bandung dari arah Cirebon.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, sebelum kecelakaan terjadi ketiga kendaraan melaju beriringan di jalur berbeda. Bus berada di jalur dua, truk boks di jalur satu, sementara truk Pertamina berada di jalur tiga.

Kanit Induk PJR Tol Cipali, Iptu Lutfi Medi Haryanto, menjelaskan kecelakaan bermula ketika truk boks diduga tiba tiba berpindah jalur ke arah bus.

“Diduga truk boks tiba tiba oleng dari jalur satu masuk ke jalur dua. Sopir bus kaget dan berusaha menghindar dengan membanting setir, namun tabrakan tidak dapat dihindari karena jarak kendaraan terlalu dekat,” ujar Lutfi dalam keterangannya dikutip, Selasa (19/5/2026).

Benturan keras terjadi di bagian depan kiri bus setelah menghantam bagian belakang truk boks. Kondisi semakin parah ketika bus terdorong hingga menabrak truk tangki Pertamina yang berada di jalur lain.

“Ketiga kendaraan akhirnya berhenti di lajur satu dan bahu jalan dalam kondisi rusak berat,” kata Lutfi.

Akibat kecelakaan tersebut, kernet bus bernama Daniel, warga Semarang, meninggal dunia. Korban sempat mendapatkan penanganan dan dibawa menuju rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong dalam perjalanan.

Baca Juga :  PSS dan Garudayaksa Berebut Prestise Juara Liga 2

Selain korban meninggal dunia, sedikitnya 10 orang mengalami luka ringan. Korban luka terdiri dari sopir bus dan sejumlah penumpang yang berada di dalam kendaraan saat kejadian berlangsung.

“Korban meninggal dunia satu orang, yakni kernet bus. Untuk dugaan penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Subang,” ujar Lutfi.

Guru pendamping rombongan, Paizin, mengatakan perjalanan study tour sebenarnya berlangsung normal sebelum kecelakaan terjadi. Rombongan SMPN 2 Brangsong berangkat menggunakan lima unit bus yang berjalan beriringan menuju Jakarta dan Bandung.

Menurut Paizin, seluruh rombongan sempat berhenti beristirahat di rest area Brebes sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju Jawa Barat.

“Bus kami berada di jalur dua, di depan ada truk boks dan truk Pertamina. Tiba tiba truk boks pindah ke jalur dua. Sopir kaget dan mencoba menghindar, tetapi bus tetap menabrak truk boks hingga akhirnya truk boks menghantam truk Pertamina,” ujarnya.

Setelah kecelakaan terjadi, situasi di lokasi sempat menimbulkan kepanikan di antara para siswa dan penumpang. Petugas kepolisian, petugas tol, serta tim medis langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban dan kendaraan yang terlibat.

Korban luka kemudian dibawa ke RS Abdul Radjak Purwakarta untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara bangkai bus dievakuasi menuju lokasi penyimpanan kendaraan kecelakaan di Kilometer 92 Tol Cipali wilayah Kalijati.

Meski mengalami musibah, empat bus lain dalam rombongan tetap melanjutkan perjalanan study tour menuju Jakarta sesuai jadwal.

“Korban luka hanya mengalami luka ringan. Setelah pemulihan kemungkinan akan melanjutkan kegiatan study tour,” kata Paizin.

Saat ini kasus kecelakaan tersebut ditangani Unit Laka Lantas Polres Subang. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab utama kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kelalaian pengemudi maupun kondisi kendaraan di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,839 Juta per Gram

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait keselamatan perjalanan study tour menggunakan jalur tol jarak jauh. Selain kondisi kendaraan dan pengemudi, faktor kelelahan saat perjalanan malam hari kerap menjadi sorotan dalam sejumlah kecelakaan rombongan pelajar.

Kecelakaan di Tol Cipali juga menambah daftar panjang insiden lalu lintas di jalur tersebut yang dikenal memiliki volume kendaraan tinggi, terutama pada malam hingga dini hari. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :