VISI.NEWS | BANDUNG – Tottenham Hotspur menghadapi pertandingan krusial saat bertandang ke markas Chelsea di Stamford Bridge pada lanjutan Liga Inggris, Rabu (20/5/2026). Laga ini bukan sekadar derby London biasa, melainkan pertandingan yang bisa menentukan nasib Tottenham bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
The Lilywhites saat ini berada di posisi ke 17 klasemen dengan 38 poin, hanya terpaut dua angka dari West Ham United yang menempati zona degradasi. Situasi tersebut membuat Tottenham wajib meraih kemenangan agar tidak bergantung pada hasil tim lain di pekan terakhir.
Jika berhasil menang atas Chelsea, Tottenham akan mengoleksi 41 poin dan dipastikan aman dari ancaman degradasi. Sebaliknya, kekalahan atau hasil imbang bisa membuat tekanan semakin besar menjelang akhir musim.
Di tengah situasi sulit itu, kehadiran Roberto De Zerbi mulai memberi perubahan positif bagi Tottenham. Pelatih asal Italia tersebut perlahan mampu mengangkat performa tim sejak mengambil alih kursi kepelatihan.
Dalam lima pertandingan bersama De Zerbi, Tottenham meraih dua kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya sekali kalah. Catatan itu membuat De Zerbi meminta para pemain tetap percaya diri menghadapi Chelsea.
“Kita harus bermain dengan percaya diri karena dalam empat pertandingan terakhir, lima pertandingan terakhir bersama saya, karena kita tidak pantas kalah di Sunderland, tetapi dalam empat pertandingan terakhir, kita meraih delapan poin,” kata De Zerbi dalam keterangannya dikutip, Selasa (19/5/2026).
Meski begitu, ia mengingatkan para pemain agar tidak terlena karena posisi Tottenham masih belum sepenuhnya aman.
“Bagaimanapun, kita tidak bisa melupakan satu bulan yang lalu, bagaimana situasinya. Kita belum aman. Liga Inggris itu sulit. Mendapatkan satu poin saja sudah sulit karena semua tim berjuang di lapangan,” ujarnya.
Di sisi lain, Chelsea juga memiliki kepentingan besar dalam pertandingan ini. The Blues masih berusaha menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan. Saat ini Chelsea berada di peringkat ke 10 dengan 49 poin dan masih memiliki peluang mengejar posisi enam besar.
Kondisi tersebut membuat duel di Stamford Bridge diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama sama membawa tekanan besar. Tottenham berjuang menghindari degradasi, sementara Chelsea mengejar tiket Eropa.
Situasi Tottenham musim ini juga menjadi sorotan karena klub yang dalam beberapa tahun terakhir rutin bersaing di papan atas kini justru harus bertarung demi bertahan di Liga Inggris. Hal itu memperlihatkan ketatnya persaingan Premier League dan betapa cepat perubahan bisa terjadi dalam sepak bola modern. @desi