Charta Politika: PKB Salip Golkar, Bertengger di Tiga Besar

Editor Gus Muhaimin, Ketua Umum DPP PKB. /jurnas.com
Silahkan bagikan
  • Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menduduki urutan empat dengan tingkat elektabilitas 6,8 persen

 

VISI.NEWS – Dinamika politik nasional semakin bergeliat menyongsong Pemilu 2024 masih kurang sekitar 2,5 tahun lagi.

Lembaga survei Charta Politica Indonesia merilis hasil survei yang menunjukan adanya perubahan peta politik tajam dibandingkan Pemilu 2019.

Di posisi tiga besar, PDI Perjuangan diprediksi masih bakal bertengger di urutan teratas dengan tingkat belektabilitas sebesar 22,8 persen, disusul Gerindra 17,5 persen. Sementara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyodok di posisi tiga besar dengan tingkat elektabilitas 9,4 persen.

Pada Pemilu 2019 lalu, PDIP dan Gerindra juga berada di urutan teratas perolehan suara nasional. Saat itu, PDIP meraih 19,33 persen suara. Perubahan peta yang menarik adalah posisi PKB yang kini bisa menggeser posisi Partai Golkar di tiga besar. Pada Pemilu 2019 lalu, posisi tiga ditempati Golkar dengan perolehan suara 12,31 persen, sedangkan PKB posisi empat dengan suara sebanyak 9,69 persen.

”PDIP masih memimpin 22,8 persen, tidak jauh beda survei-survei sebelumnya dan hasil Pemilu kemarin. Gerindra kedua dengan 17,5 persen, PKB ketiga 9,4 persen,” ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya ketika rilis survei secara daring, Kamis (12/8/2021).

Selanjutnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menduduki urutan empat dengan tingkat elektabilitas 6,8 persen, disusul Partai Demokrat dan Partai Golkar yang sama-sama memiliki elektabilitas sebesar 6,6 persen.

Partai NasDem yang pada Pemilu 2019 lalu berada di lima besar, kini melorot di posisi 7 dengan tingkat elektabilitas 4,8 persen. Berikutnya, parpol yang terancam tidak lolos parliamentary threshold (PT) adalah PPP (2,3 persen) PAN (1,7 persen), PSI (1,2 persen) , Perindo (0,7 persen), Gelora (0,3 persen) Hanura (0,3 persen), Partai Ummat (0,2 persen), PKPI, PBB 0,1 dan Partai Berkarya masing-masing persen). Sedangkan sebanyak 18,5 persen responden menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.

Baca Juga :  Dukungan Pertamina Kepada Mitra Binaan Hingga Ekspor ke Berbagai Negara

”Masih ada PR untuk melewati threshold PPP, PAN, Hanura dan PSI,” kata Yunarto Wijaya.

Survei ini digelar pada 12-20 Juli 2021 dengan metode wawancara tatap muka dengan menggunakan multistage random sampling dan melibatkan sebanyak 1.200 responden. Sementara margin of error sebesar 2,83 persen. @mpa/jurnas

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Esensi Diri

Jum Agu 13 , 2021
Silahkan bagikanOleh Idat Mustari KADANG kita tidak sadar bahwa nilai-nilai keagamaan begitu penting dalam hidup ini. Keseimbangan dan kesentosaan hidup akan tercipta tatkala setiap manusia menjalankan nilai-nilai keagamaan dalam kesehariannya secara konsisten. Akan tetapi, realitas hidup membuktikan masih banyak di antara kita yang menjadikan agama (hanya) sebagai symbol. Padahal jika […]