VISI.NEWS | BANDUNG – Aktris muda Sitha Marino membagikan sisi personal yang selama ini jarang terungkap ke publik. Ia mengaku pernah memiliki pandangan yang cukup tegas soal pernikahan, yakni tidak menjadikannya sebagai tujuan hidup.
Adik dari Putri Marino ini sebelumnya merasa bahwa kebahagiaan tidak harus datang dari ikatan rumah tangga. Sitha lebih memilih menjalani hidup dengan fokus pada diri sendiri serta keluarga besar yang sudah menjadi sumber kebahagiaannya.
Dalam bayangannya kala itu, masa depan ideal adalah bekerja keras, menikmati hidup, dan menjadi sosok tante yang sukses serta bisa membahagiakan para keponakannya. Pernikahan bukanlah prioritas, apalagi impian utama.
Namun, perjalanan hidup sering membawa kejutan yang tak terduga. Pandangan itu perlahan berubah ketika Sitha menjalin hubungan dengan Bastian Steel. Kehadiran Bastian menghadirkan pengalaman emosional yang berbeda, membuka cara pandang baru tentang makna kebersamaan.
Bagi Sitha, hubungan tersebut tidak sekadar tentang romansa, tetapi juga menghadirkan gambaran mengenai kemungkinan membangun kehidupan bersama dalam jangka panjang. Dari yang sebelumnya enggan, kini ia mulai melihat pernikahan sebagai sesuatu yang bisa membawa kebahagiaan dengan cara yang berbeda.
Perubahan ini menunjukkan bagaimana pengalaman dan kehadiran seseorang dapat memengaruhi cara pandang terhadap masa depan. Sitha pun kini lebih terbuka terhadap kemungkinan yang dulu tidak pernah ia bayangkan.
@abiel