Search
Close this search box.

Dari Istana Kepresidenan Yogyakarta, Sugiat Santoso Gaungkan Program Istura

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso./visi.news/Gerindra.

Bagikan :

VISI.NEWS | YOGYAKARTA – Pimpinan Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, menggaungkan Program Istura (Istana untuk Rakyat) dari Istana Kepresidenan Yogyakarta sebagai langkah strategis membuka akses istana bagi masyarakat secara edukatif, inklusif, dan bermakna.

Program Istura dirancang untuk menjadikan istana kepresidenan yang berada di Jakarta, Bogor, Cipanas, Yogyakarta, dan Bali sebagai ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan kenegaraan dan operasional presiden, tetapi juga sebagai sarana literasi sejarah dan pendidikan kebangsaan.

Menurut Sugiat, istana kepresidenan merupakan warisan sejarah bangsa sekaligus saksi perjalanan panjang perjuangan Indonesia. Oleh karena itu, keberadaannya perlu lebih didekatkan kepada rakyat melalui skema kunjungan terkurasi dan kegiatan edukatif yang berorientasi pada pembelajaran publik.

“Istana tidak hanya diposisikan sebagai pusat kegiatan kenegaraan, tetapi juga sebagai ruang edukasi yang memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, serta dinamika pengambilan kebijakan negara kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui Program Istura, masyarakat akan diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat sejarah dan fungsi strategis istana kepresidenan. Konsep keterbukaan yang diusung tetap mengedepankan prinsip tanggung jawab dan keberlanjutan, dengan memperhatikan aspek keamanan serta tata kelola yang profesional.

Program ini juga mendorong pemanfaatan ruang istana sebagai media penguatan karakter kebangsaan, internalisasi nilai persatuan, demokrasi, dan konstitusionalisme. Kegiatan yang dirancang diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Sugiat menegaskan bahwa pembukaan akses istana secara terkurasi merupakan wujud komitmen untuk membangun kedekatan antara negara dan rakyat.

Dengan pendekatan yang tepat, istana kepresidenan diharapkan menjadi simbol keterbukaan sekaligus kebanggaan nasional.

“Istana adalah bagian dari identitas bersama bangsa Indonesia. Melalui program ini, kami ingin membangun rasa memiliki, kebanggaan nasional, dan kesadaran kolektif bahwa istana adalah milik rakyat,” tegasnya.

Baca Juga :  VISI | Lipstik Pemimpin Pendidikan 

Program Istura diharapkan segera direalisasikan secara bertahap di berbagai kompleks istana kepresidenan di Indonesia, dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah dan pihak terkait. @givary

Baca Berita Menarik Lainnya :